Volvo Klaim Mobilnya Lebih Nyaman Daripada Pesawat

STOCKHOLM (DP) – Kalau Anda akan memilih mana, menjadi penumpang pesawat tapi duduk tak nyaman dan harus menunggu lama untuk terbang, ketimbang menjadi penumpang mobil tapi nyaman sepanjang perjalanan?

Sebenarnya dua hal itu tak mungkin diperbandingkan bila Anda melakukan perjalanan jauh dengan waktu tempuh di atas lima jam dengan pesawat terbang. Tapi bila hanya untuk bepergian jarak pendek, mungkin berkendara dengan mobil yang nyaman, tanpa sopir dan bisa rapat serta tidur selama perjalanan, bisa saja menjadi pilihan banyak orang.

Itulah yang coba ditawarkan Volvo melalui mobil konsep listrik berteknologi otonom alias tanpa sopir. Mobil konsep terbaru Volvo itu diberi nama 360c. Bukan hanya namanya yang unik, tapi konsep ini menawarkan sesuatu yang belum pernah diterapkan pada kendaraan darat manapun, khususnya untuk mobil penumpang.

Layout kabinnya sangat futuristik, yang dapat menunjang aktivitas kaum urban dan pebisnis yang melakukan perjalanan antar kota. Volvo menganggap mobil konsep 360c ini sebagai kendaraan alternatif bagi mereka yang biasa melakukan perjalanan jarak pendek dengan pesawat.

“Perjalanan udara domestik memang terdengar asyik ketika Anda sudah membeli tiket, tapi sebenarnya itu tak nyaman,” kata Mårten Levenstam, senior vice president bidang strategi korporat Volvo.

“360c merepresentasikan apa yang seharusnya diterapkan pada industri otomotif. Kabin untuk tidur akan memberikan penumpang kenyamanan premium dan rasa tenang selama perjalanan siang dan malam, dan badan segar setelah tiba di tempat tujuan. Hal ini akan memberikan tantangan bagi para produsen pesawat terbang,” ucapnya seperti dilansir Bloomberg.

Anda tahu bahwa saat ini lalu lintas udara sudah begitu padat dan jumlah penumpang pun terus melonjak. Kondisi ini tentu akan mengurangi kenyamanan para penumpang. Terlebih mereka yang ingin melakukan perjalanan bisnis, yang tentunya ingin menyempatkan membuka laptop atau rapat dengan kolega. Dengan penumpang yang penuh, keinginan itu sepertinya harus dikubur, karena selain tak nyaman, juga akan mengganggu penumpang lainnya.

Tapi bila berkendara dengan Volvo 360c, selama perjalanan penumpang masih bisa bercengkerama santai, rapat dan bahkan tidur dengan tenang selama perjalanan. Itulah mengapa Volvo menggambarkan 360c dapat menjadi alternatif pas bagi pesawat terbang untuk perjalanan jarak dekat yang memfaktorkan keamanan dan waktu kedatangan.

Volvo mencontohkan beberapa rute penerbangan di AS, seperti New York ke Washington atau Los Angeles ke San Diego, yang terkenal dengan jadwal yang padat dan ramai penumpang.

Tapi klaim Volvo itu belum bisa dibuktikan, karena mereka belum menguak berapa kecepatan 360c, juga daya jelajah dan tenaganya. Kalau performanya seperti mobil kebanyakan, mungkin para pebisnis akan berpikir ulang untuk melakukan perjalanan antar kota dengan 360c, dan lebih memilih pesawat meski tak nyaman. Apalagi lalu lintas di banyak kota besar di dunia sekarang semakin macet.

Volvo sebenarnya bukan satu-satunya pabrikan mobil yang menawarkan mobil otonom dengan kabin yang bisa dikonfigurasi sesuai keinginan. Tapi bila melihat semakin padatnya jalan raya sekarang ini, mungkin mobil terbang lebih tepat untuk dibandingkan dengan pesawat. [dp/TGH]

Previous articleJasa Marga Tambah Operasi Jalan Tol Baru 45,97 Km
Next articleRayakan Hari Pelanggan Nasional, Honda Motor Jabar Bikin Acara Ini