Akhirnya BMW ‘Nyerah’ Jualan Mobil Diesel di AS


LOS ANGELES (DP) – Meredupnya pamor mobil bermesin diesel telah mendorong BMW untuk tak lagi memasarkan mobil peminum solar mulai akhir 2018 di Amerika Serikat.

Kepada Motor Authority, BMW mengatakan bahwa seluruh model bermesin diesel akan dihentikan penjualannya di AS dan sebagai gantinya raksasa otomotif Jerman itu akan fokus pada mobil berteknologi plug-in hybrid (PHEV).

“Kami akan lebih fokus pada kendaraan PHEV. Terkait varian BMW X5 diesel, kami belum memutuskan apakah model tersebut masih akan diboyong ke AS atau tidak,” kata juru bicara BMW, Alexander Schmuck.

Menurut Schmuck, pihaknya akan terus memonitor pasar dan akan menyesuaikan model apa yang cocok untuk pasar AS setelah mobil bermesin diesel tak lagi menyapa pasar Negeri Paman Sam.

BMW membenarkan bahwa keputusan itu diambil seiring pengumuman bakal dirilisnya BMW X5 xDrive45e plug-in hybrid model 2021. Schmuck mengatakan SUV versi plug-in itu akan memiliki daya jelajah sejauh sekitar 64 km dengan hanya mengandalkan motor listrik, dibandingkan dengan versi sekarang yang hanya mampu melaju sejauh 22,5 km dengan menggunakan motor listrik.

Baca juga:  Jelang HUT ke-7, Pajero Sport Family Gelar Jamnas Ke-2

BMW X5 xDrive45e plug-in hybrid juga akan menanggalkan mesin empat silinder 2.0 liter dan diganti dengan mesin enam silinder segaris 3.0 liter. Mesin anyar ini akan memudahkan BMW untuk memenuhi standar emisi terbaru yang diterapkan di California, yakni SULEV (super ultra-low emissions vehicle).

Sertifikasi SULEV mewajibkan kendaraan menghasilkan emisi 90 persen lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata kendaraan bermesin bensin.

Keputusan BMW untuk menghentikan penjualan mobil diesel di AS itu tak lepas dari kekecewaan publik AS atas skandal mesin diesel yang melibatkan Volkswagen pada 2015.

Dengan semakin lunturnya kepercayaan masyarakat AS terhadap mesin diesel, hampir semua pabrikan mobil kini memilih berinvestasi untuk pengembangan mobil berteknologi listrik, mild-hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik murni.

Rencananya BMW akan meluncurkan 25 mobil listrik hingga 2025 dan 12 model berteknologi listrik murni. [dp/TGH]