Aksi ‘Hijau’ Astra di Pulau Pramuka

Mahariah saat memaparkan tagline warga Pulau Pramuka yaitu Pulauku Nol Sampah.

JAKARTA (DP) – Kepedulian PT Astra International Tbk pada lingkungan yang ‘hijau’ terus digalakkan. Kali ini, aksi tersebut dilaksanakan di salah satu Kampung Berseri Astra (KBA) yang ada di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Kamis (27/9).

Dalam kegiatan ini, Astra mengajak peserta yang terdiri dari karyawan perusahaan-perusahaan Grup Astra, media dan blogger untuk menjelajahi sekaligus mempelajari berbagai aktivitas ramah lingkungan di KBA tersebut.

Mulai dari mengamati cara kerja biodigester, sumur resapan, urban farming, membuat ecobrick, hingga menanam 500 pohon mangrove, serta terumbu karang sebagai upaya mencegah abrasi dan kerusakan ekosistem laut.

Mendapat arahan langsung dari Mahariah, seorang guru sekolah dasar berusia 49 tahun kelahiran Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, seluruh kegiatan selama sehari penuh ini memfokuskan pada persoalan lingkungan, terutama sampah.

“Karena sampah menjadi persoalan yang sangat besar di kehidupan masyarakat pulau dari dulu hingga sekarang. Jadi perlu berbagai cara inovatif untuk menyikapinya,” tutur Mahariah.

Baca juga:  Pertamina Optimalisasi Layanan SPBU di Tol Trans Jawa

Sejak 15 tahun lalu, Mahariah telah mendapat kepercayaan warga pulau untuk bisa dan dapat mendorong warga lainnya mengatasi berbagai persoalan sampah dan masalah lingkungan, ekonomi dan sosial lainnya.

Bank sampah.

Bersama tim kecilnya, Mahariah mengembangkan program ekowisata yaitu program pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengedepankan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, serta pendidikan.

Peran serta Astra disini adalah memfasilitasi berbagai kegiatan pembinaan yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan. KBA Pulau Pramuka resmi dicanangkan sejak 2015.

Di bidang kesehatan, Astra melatih kader posyandu dalam rangka mendukung Program Indonesia Sehat. Sementara pada pendidikan, Astra memberikan pendampingan sekolah adiwiyata, pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD) dengan memanfaatkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang ada, serta pemberian beasiswa.

Kemudian pada bidang kewirausahaan dilakukan pembinaan UMKM dengan salah satu produk unggulan keripik sukun. Pada bidang lingkungan, kegiatan berfokus pada pengolahan sampah dan ketersediaan air bersih.

Baca juga:  Astra Financial Dukung Penuh Event Otomotif GIIAS 2018

Kegiatan yang dilakukan antara lain pengelolaan bank sampah, pengumpulan sampah organik yang dimasukkan ke dalam alat biodigester, sehingga menghasilkan biogas untuk keperluan memasak, pemanfaatan ulang botol plastik agar menjadi bata ramah lingkungan (ecobrick), pembuatan karya seni dari limbah styrofoam, serta penampungan air hujan dan pertanian sayur organik yang dapat dilakukan di halaman rumah.

“Diharapkan dengan kerja keras dan ketulusan hati, suatu hari nanti Mahariah dan masyarakat Pulau Pramuka dapat mewujudkan secara nyata tagline yang selalu dikobarkan, yaitu Pulauku Nol Sampah,” pungkas Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana. [dp/MTH]