Waduh! Airbag Honda Accord dan Civic Sering Dicuri


LOS ANGELES (DP) – Ada fenomena aneh di Amerika Serikat, di mana mobil-mobil keluaran baru Honda menjadi sasaran pencuri. Anehnya, yang dicuri bukan mobilnya, melainkan hanya airbag, terutama di sisi pengemudi.

Berdasarkan penyelidikan polisi, seperti dilansir USA Today, barang hasil curian itu kemudian dijual oleh para pencuri itu ke bengkel dan dijajakan secara online.

Lebih parah lagi, maraknya aksi pencurian airbag mobil Honda tak hanya terjadi di satu kota, tetapi sudah menyebar ke sejumlah kota di seantero Amerika, seperti Miami, New York City, dan Washington D.C.

Di Amerika, tercatat airbag yang dicuri mencapai sekitar 50.000 per tahun, demikian catatan National Insurance Crime Bureau (NICB). Namun demikian, lembaga ini tak tahu kenapa model-model terbaru Honda rawan terjadi pencurian pada airbag-nya? Dalam statistik diketahui bahwa Honda Civic lebih mendominasi untuk urusan kehilangan airbag.

Baca juga:  Audi Tarik Ribuan Unit e-tron Model 2020 di Amerika Serikat

Para pencuri itu mengincar airbag karena sukucadang ini lebih menguntungkan bila dijual, dengan harga sekitar $1.000 (Rp15 juta) per unit. Dan permintaan paling banyak untuk airbag adalah untuk sisi pengemudi. Sedangkan di pasar gelap, airbag curian dijajakan $200-$300 per unit.

“Karena mudah dibawa, airbag lebih mudah dilepas dan dipasang sebagai barang baru di bengkel perbaikan yang menjadi rekanan asuransi,” kata NICB. “bengkel-bengkel nakal ini biasanya akan menagih pemilik mobil atau pihak asuransi dengan harga penuh untuk penggantian airbag. Praktik ini telah memicu meningkatnya penipuan asuransi,” tambah NICB

Lantas, apakah maraknya aksi pencurian airbag mobil Honda itu terkait dengan program recall yang digalakkan Honda belakangan ini terkait masalah airbag buatan Takata? Bisa ya, bisa juga tidak.

Honda berkilah bahwa penyebab tingginya aksi pencurian airbag itu lebih karena model-model itu sebagai mobil laris di segmennya. Tapi Honda tak bisa menjelaskan kenapa yang dicuri justru airbag, bukan mobilnya?

Baca juga:  Daihatsu Buka-bukaan Performa Ayla Turbo

Sejumlah pakar industri meyakini recall airbag buatan Takata yang masih berlangsung hingga saat ini, ikut memicu aksi pencurian itu. Pasalnya, Honda memiliki model kendaraan paling banyak di antara merek-merek lain yang mengalami masalah pada airbag buatan Takata. Terhitung sekitar 12 juta unit Honda di Amerika Serikat yang ditengarai bermasalah pada airbag-nya.

Akan tetapi, sejumlah pencuri yang berhasil diwawancarai USA Today tidak memasukkan model yang terkena recall yang dibidik airbag-nya. Jadi, hingga kini maraknya pencurian airbag mobil Honda masih menjadi misteri. [dp/TGH]