Balap Jalan Raya Ala Monako Kembali Dihelat di BSD City

Ajang balap BSD Grand Prix 2018 bakal digelar awal Desember nanti.

JAKARTA (DP) – Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, bakal diriuhkan kerasnya persaingan balap mobil turing awal Desember nanti, yang dikemas dalam balap BSD City Grand Prix 2018.

Ini merupakan kali kedua balap jalanan ‘resmi’ tersebut dihelat, yang digagas oleh PT Tri Cipta Bangun Indonesia yang bekerja sama dengan Tonsco Club selaku promotor balap mobil nasional serta Maximus Management.

Ananda Mikola selaku perwakilan panitia acara mengatakan, bahwa kejuaraan ini menjadi sesuatu hal yang berbeda, karena para peserta sudah lebih terbiasa menjajal Sirkuit Sentul.

“Para peserta yang ikut bakal disuguhkan dengan tantangan serta variasi tersendiri, jalur-jalur yang tak biasa, ditambah dengan karakter sirkuit jalan raya seperti di Monako,” kata Ananda, disela-sela temu media kemarin (14/11).

Sembilan kelas kejuaraan termasuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) bakal diperlombakan selama dua hari itu (1-2/12), yaitu Indonesian Touring Car Championship (ITCC), Indonesian Touring Car Championship 1600 Max, Super Touring Car Championship Div 1 (STC1), serta Super Touring Car Championship Div 2 (STC2).

Baca juga:  Keriuhan Seri Pembuka BlackAuto Battle Musim 2018

Juga ada one make race Honda Jazz dan Honda Brio, European Touring Car Championship (ETCC) 3000, European Touring Car Championship (ETCC) 2000, Mercedes Benz Club Indonesia Race Championship, dan Japan Super Touring Championship (JSTC).

Dari sisi keamanan pebalap, sirkuit dengan panjang lintasan 3 kilometer, 12 tikungan, 2 chicane dan 2 hairpin ini tetap mengedepankan aspek-aspek penting, seperti standar FIA dan IMI.

Terdapat double guard rail, pagar wiremesh serta pengadaan komponen penting lainnya seperti mobil derek, pemadam kebakaran, ambulans, serta safety car. Tak hanya itu, puluhan staf keamanan juga akan diturunkan untuk menjaga ajang BSD City Grand Prix dapat berjalan secara aman dan terkendali.

“Ada beberapa komponen safety yang kita perbaiki, ini berdasarkan pembelajaran dari tahun lalu. Tapi secara keseluruhan layout-nya tetap sama. Bahkan kemungkinan para pebalap akan memiliki lap time lebih cepat, karena sudah ada pengalaman sebelumnya,” jelas Irawan Sucahyono selaku arsitek dari sirkuit jalan raya ini.

Baca juga:  Mantap Nih! Semua Model Toyota Bakal Punya Varian TRD 

IMI Pusat dan IMI Banten pun akan berkoordinasi untuk melakukan inspeksi terakhir mengenai kesiapan Sirkuit BSD dalam menggelar BSD City Grand Prix 2018.

“Tentunya IMI bertugas untuk memantau sekaligus menjamin persiapan terakhir BSD City Grand Prix ini agar pelaksanaannya bisa semaksimal mungkin dan memenuhi standar-standar yang telah ditentukan IMI maupun FIA,” jelas A. Hariono, Wakil Ketua IMI Pusat Bidang Olahraga Mobil.

Terdapat spot gratis untuk para penonton yaitu di perempatan Moenir dan di belakang Q-Big. Namun untuk mendapatkan pengalaman keseluruhan balapan, panitia menyediakan racing village dengan harga tiket Rp 50.000 per hari.

Di dalamnya terdapat berbagai wahana hiburan otomotif, tribun yang nyaman, berbagai jajanan food truck, hingga acara musik. [dp/MTH]