Bakrie Siap Lahirkan Bus Listrik Nasional


JAKARTA (DP) – Industri manufaktur kendaraan bermotor nasional, khususnya bus, akan memasuki babak baru dengan mengadopsi teknologi listrik. Salah satu yang akan bermain di bisnis ini adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Kabarnya, sudah ada beberapa pemerintah daerah yang berminat untuk membeli bus listrik buatan Bakrie. Yang menjadi perhatian Bakrie saat ini adalah pembangunan fasilitas pembuatan bus serta menyiapkan perusahaan pemasok komponen dari dalam negeri.

“Proyek bisnis yang memiliki biaya investasi sebesar US$250 juta hingga US$300 juta itu sudah mendapatkan perhatian khusus dari calon konsumen, yakni pemerintah daerah dan pemerintah provinsi,” kata Direktur Utama BNBR, Bobby Gafur Umar, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Nantinya yang akan maju dalam proyek ini adalah anak usaha BNBR, yakni PT Bakrie Autoparts, yang menggandeng BYD Auto Co.Ltd, perusahaan otomotif dan teknologi asal China untuk transfer teknologi.

Baca juga:  MINI FEST 2018, Cara MINI Indonesia Menjaring Calon Konsumen

“Kami sudah perlihatkan bus listrik ini di Bali dan mendapatkan sambutan cukup baik. Salah satu daerah yang ingin memakai produk ini adalah Pemprov Jawa Tengah,” papar Bobby.

Saat ini, lanjut Bobby, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan dua pemprov, yaitu Jawa Tengah dan Bali.

“Produk ini akan menjadi solusi transportasi dan akan menyediakan paket transportasi umum mulai dari penyediaan hingga pengelolaan,” ujarnya.

BNBR akan membangun pabrik bus listrik di Balaraja dengan kapasitas produksi mencapai 2.000 unit bus per tahun. Diharapkan pada 2019, pembangunan sudah bisa berjalan untuk tahapan awal. Rencananya, sekitar 55% komponen bus akan disumbang dari komponen lokal, sementara sisanya masih diimpor. [dp/TGH]