Gerak Cepat IOF Beri Bantuan Korban Tsunami Banten – Lampung


JAKARTA (DP) – Bencana alam tsunami yang baru saja menerjang wilayah Banten dan Lampung akibat aktivitas anak Gunung Krakatau, Sabtu (22/12) lalu, membuat beberapa kalangan terutama komunitas otomotif langsung terjun ke lapangan.

Salah satunya datang dari Indonesia OffRoad Federation (IOF), yang merasa terpanggil atas musibah tersebut dan segera menerjunkan tim reaksi cepat tanggap bencana.

Meski di dalam tubuh IOF sendiri masih dalam masa transisi kepengurusan di bawah kepemimpinan Irjen Pol Sambudi Gusdian, namun bencana alam ini membuat seluruh personil merasa terpanggil untuk mengurangi beban para korban.

Seperti diketahui, bencana tsunami ini meninggalkan kerusakan cukup parah. Bahkan banyak menimbulkan korban luka-luka dan meninggal dunia. Hingga kini jumlah korban diperkirakan akan bertambah. Mengingat banyak warga yang masih dilaporkan hilang dan belum diketemukan.

“Sebagai Ketua Umum IOF yang baru, kami tak ingin tinggal diam dengan bencana alam ini,” tutur Sambudi dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/12).

Baca juga:  Benarkah Toyota 86 dan Subaru BRZ akan Dimatikan?

Untuk langkah selanjutnya, Jenderal Polisi bintang dua ini menugaskan Triyadi, Ketua Departemen 4 PP IOF untuk berkoordinasi menjalankan misi kemanusiaan.

IOF Rescue yang sudah dilengkapi 2 mobil double cabin serta perahu karet segera meluncur menuju Dusun Jaha, Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang untuk segera mendirikan Posko Utama IOF Rescue.

Tentu langkah ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan Pemda setempat khususnya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan juga Tim SAR.

Selain itu, Octavianus ‘Koko’ yang ditunjuk menjadi leader di Posko Utama Rescue melalui jaringan telepon melaporkan saat ini di Posko Utama IOF Rescue sudah berkoordinasi 12 mobil 4×4 dengan kekuatan 23 personil.

Seluruh personil merupakan gabungan dari wakil Pengda IOF DKI, Pengda IOF Banten dan beberapa Klub 4×4 Banten. Termasuk juga tim motor trail yang sudah merapat ke Posko 3.

“Saat ini tim sedang melakukan pendataan di 3 wilayah yang paling susah dijangkau yaitu desa Sumur, Tanjung Lesung dan Camara. Ini untuk memudahkan penyaluran bantuan dan proses evakuasi besok pagi,” tambah Koko.

Baca juga:  Pertamina Dukung Para Offroader Dunia Jelajah Pulau Borneo

Menurut Sambudi, personil dari PP IOF sifatnya membantu Pengda IOF Banten untuk melakukan manajemen penyaluran bantuan sampai dengan masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah berakhir.

“Selanjutnya misi kemanusiaan akan dilanjutkan teman-teman Pengda IOF yang daerahnya terkena bencana,” kata mantan Kapolda Kepri ini. Hal yang membuat bangga Ketum IOF adalah semangat para offroader dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Offroader IOF bukan hanya doyan kompetisi ataupun ekspedisi saja tetapi ketika misi kemanusiaan memanggil semua sigap membantu. Sambudi berharap semangat ini terus dipertahankan dan menular ke semua warga negara RI.

Selain tsunami di Banten, Pengda IOF Bali juga membuka Posko Peduli Banjir Bandang yang terjadi di Kecamatan Mendoyo – Jembrana. Pengda IOF Bali juga membuka saluran bantuan untuk korban banjir bandang yang terjadi hampir bersamaan dengan bencana tsunami di Banten. [dp/MTH]