Toyota Dukung Maruti Suzuki Sasar Segmen Premium | dapurpacu.id

Toyota Dukung Maruti Suzuki Sasar Segmen Premium

Hadirnya Toyota Corolla berlogo Suzuki merupakan 'hajat' utama Suzuki untuk bermain di segmen premium.

NEW DELHI (DP) – Kesepakatan kerja sama antara Toyota Motor Corporation (Toyota) dan Suzuki Motor Corporation (Suzuki) memang telah terjalin sejak hampir dua tahun ini. Sejumlah rencana besar telah masuk dalam daftar hasil dari kolaborasi keduanya.

Pada medio Mei tahun ini, keduanya kembali melakukan pembicaraan. Agenda yang dibahas yaitu menggarap proyek-proyek baru dalam bidang pengembangan teknologi, produksi kendaraan dan pengembangan pasar.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, dalam waktu dekat, Toyota dan Maruti Suzuki bakal memulai menjual produk rebadged dari ‘kandang’ masing-masing. Selain itu, Toyota juga bakal mendukung langkah Maruti untuk mulai menyentuh pasar premium.

Misalnya Baleno dan Vitara Brezza yang bakal diganti dengan gril Toyota, termasuk sentuhan modifikasi pada eksterior dan interiornya agar terlihat seperti produk-produk Toyota pada umumnya.

Pada saat yang sama, Toyota Corolla juga akan berganti ‘jubah’ layaknya lini produk Suzuki dan bakal dipasarkan di semua jaringan Maruti Suzuki di India.

Dibalik itu, meski Toyota dan unsur operasionalnya tergolong ‘apik’ di dunia, ada beberapa elemen dari Maruti Suzuki yang masih harus dipelajari lebih mendalam oleh Toyota.

Selama bertahun-tahun, beragam trik yang dilakukan oleh Maruti cukup ampuh menggoda konsumennya. Diantaranya mencermati hal-hal sederhana dan efektif di pasar, yang sangat sensitif terhadap harga jual mobil.

Metodologi Toyota, meskipun cukup mumpuni karena pendekatannya yang berbasiskan tema ‘Kaizen’, hingga saat ini merek Toyota belum sangat membantu perusahaan di pasar India.

Selain mengerjakan prosesnya, Toyota juga bermaksud mempelajari trik Maruti Suzuki dalam meniagakan lini produk mungilnya. Sejauh ini, Maruti berhasil meraih pangsa pasar di India hingga 50%. Bahkan penguasaan pasar di segmen mobil kecil melebihi angka tersebut.

Hingg kini, upaya Toyota untuk bermain aman di segmen mobil kecil belum berhasil dengan baik. Selain itu, Toyota meyakini kurang ahlinya para tenaga pemasar untuk meningkatkan brand awareness Toyota di segmen masih belum lihai.

Oleh karena itu, atas dasar kerja sama ini, Toyota dapat menyerap ‘ilmu’ dari Maruti Suzuki sebagai pemimpin pasar dan berharap dapat meningkatkan penjualan secara keseluruhan untuk merek tersebut.

Disisi lain, Maruti jelas juga memiliki banyak keuntungan dari kemitraan tersebut. Pihaknya berencana untuk meningkatkan portofolio produknya, terutama di segmen mobil premium dan mobil-mobil berukuran bongsor.

Salah satu produk utama yang akan dinanti-nantikan oleh Maruti adalah Corolla berlogo Maruti Suzuki. Mobil yang masuk di segmen C ini akan membantu Suzuki untuk menancapkan tajinya setelah mengalami kegagalan dengan Kizashi.

Sedan kompak ini direncanakan bakal mengusung mesin besin tipe K15B 1.5 liter seperti yang dipakai Maruti Ciaz dan juga mesin diesel E15A 1.5 liter, yang saat ini tengah dalam tahap pengembangan.

Hal ini diyakini dapat menekan harga jual, selain untuk versi diesel akan menawarkan tenaga dan torsi lebih besar ketimbang versi 1ND-TV 1.4 liter (88 PS/205 Nm). Selain itu, mesin anyar itu bisa disematkan teknologi SHVS mild-hybrid. [Dp/MTH]