Naik Bus ini Cukup Tukar dengan Botol Plastik Bekas

PT DCVI menyerahkan tahap kedua Bus Suroboyo sebanyak 10 unit Mercedes-Benz O500U 1726 kepada pemerintah kota Surabaya.

JAKARTA (DP) – PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menyerahkan 10 unit bus Mercedes-Benz O500U 1726 kepada pemerintah kota Surabaya sebagai armada baru Bus Suroboyo, guna melayani masyarakat Kota Surabaya.

Seremoni penyerahan unit-unit tersebut dilakukan di kantor Walikota Surabaya pada 4 Januari lalu dan dihadiri oleh Walikota Surabaya, Tri Risma Harini. Penyerahan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya diserahkan 8 unit bus tipe serupa pada April 2018.

Uniknya, masyarakat yang ingin memanfaatkan bus ini cukup dengan mengeluarkan ‘ongkos’ berupa botol plastik bekas.

Direktur Marketing Bus Truk Eropa dan Bus Daimler, Jung-Woo Park mengatakan menciptakan solusi untuk transportasi dalam kota yang lebih efektif dan efisien merupakan fokus bus Mercedes-Benz.

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari konsep yang luar biasa ini, meningkatkan kapasitas dan keandalan transportasi umum sekaligus melindungi lingkungan, dua poin mendasar yang juga terus dihadirkan oleh Mercedes-Benz melalui produk-produknya,” ucap Jung-Woo, dalam siaran resminya, Jumat (11/1) lalu.

Baca juga:  Bikers Pintar Dan Beretika Saat Berpuasa

Bicara soal ramah lingkungan, Jung-Woo berharap masyarakat Surabaya dapat turut mendukung program ini dengan beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum, terutama dengan menggunakan bus ini.

Mercedes-Benz O500U 1726 LE dibangun dengan desain low entry guna memenuhi kebutuhan sistem transportasi umum jalan raya. Dibekali mesin Euro 3 OM 906 LA III, bus ini diklaim telah mencapai 1 juta km tanpa mengalami engine overhaul.

Bus ini juga diklaim mampu beroperasi dengan aman, efisien dan terus stabil pada berbagai kondisi lalu lintas tengah kota. Bus ini dilengkapi dengan sistem Engine Management untuk efisiensi bahan bakar, serta kneeling system.

Sistem ini berfungsi untuk mengatur jarak antara bus dengan trotorar, menjadikan bus ini mudah digunakan oleh penumpang dengan kebutuhan khusus. Walikota Risma turut menjajal sistem tersebut.

“Kami yakin saat ini semakin banyak orang di kota besar seperti Surabaya yang memilih transportasi umum untuk mencapai tujuan mereka,” pungkas Jung-Woo. [dp/MTH]