Siasat Yamaha Hadapi Musim Balap MotoGP 2019

Kouji Tsuya akhinya merelakan posisinya diambil Takahiro Sumi, imbas dari buruknya performa Yamaha di musim balap lalu.

IWATA (DP) – Project leader Yamaha MotoGP, Kouji Tsuya, akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya jelang bergulirnya musim balap 2019. Mundurnya Tsuya disinyalir akibat dari merosotnya prestasi Yamaha sepanjang musim lalu.

Seperti diketahui, sepanjang musim balap lalu, tim pabrikan Yamaha hanya menorehkan satu kemenangan yakni Phillip Island, Australia, melalui Maverick Vinales, duet Valentino Rossi.

Sementara hingga berakhirnya balap, tim hanya mampu bertahan di urutan kedua di bawah Ducati, yang terbilang cukup moncer ‘mendampingi’ pebalap utama Repsol Honda, Marc Marquez untuk mengejar poin lewat Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.

Sebagai gantinya, Takahiro Sumi, yang saat ini menjabat sebagai divisi sasis Yamaha, akan menggantikan posisi Tsuya, seperti dilansir Autosport, Selasa (22/1) lalu.

Sejatinya, titik nadir tim Yamaha sudah terlihat saat digelarnya balapan di Austria. Tsuya dipaksa meminta maaf di hadapan publik atas performa Vinales dan Rossi yang gagal menembus posisi 10 besar pada sesi kualifikasi.

Baca juga:  Marc Marquez Blusukan Kota Bandung Naik Bandros

Tsuya mulai melakoni posisi tersebut sejak 2017, menggantikan peran yang ada di pundak Kouichi Tsuji. Sayang, kinerjanya tergolong buruk ditandai dengan catatan buruk, terkait peta persaingan Yamaha dengan Honda maupun Ducati.

Kondisi ini menjadi yang terburuk bagi Yamaha pada kelas utama (MotoGP) setelah puasa kemenangan sepanjang 25 seri, sebelum akhirnya Vinales mampu menyudahinya dengan podium utama pada musim balap tahun lalu.

Kini, dengan adanya Sumi pada posisi yang dilepas Tsuya, harapan besar Yamaha jelas ada di depan mata, mengulang kembali kejayaan pabrikan kala ditangani oleh Masao Furusawa dan Masahiko Nakajima. Berkat keduanya, tujuh gelar yang dihasilkan Lorenzo dan Rossi berhasil diraih.

Menghadapi musim balap MotoGP tahun ini, Yamaha akan memfokuskan perhatiannya pada perbaikan mesin YZR-M1 spesifikasi 2019, yang disinyalir menjadi akar masalahnya selama ini, khususnya musim balap lalu.

Semua itu bakal terungkap, berikut livery yang bakal disematkan skuat anyar Iwata saat menggelar peluncurannya di Jakarta pada 4 Februari mendatang, sebelum kemudian menjalani tes pramusim di Sepang, 6-8 Februari. [dp/MTH]