Awas…Toyota Mulai ‘Usik’ Nissan dan Honda di China


BEIJING (DP) – Untuk pasar China, Toyota Motor Corp. memang terbilang tertinggal dari dua rival sesama Jepang, yakni Nissan dan Honda, yang lebih rajin melakukan penetrasi di Negeri Panda tersebut.

Namun perlahan tapi pasti, sang raksasa otomotif Jepang ini semakin menancapkan kukunya lebih dalam di pasar China. Terbukti pertumbuhan penjualan Toyota bersama Lexus makin lama makin solid. Bahkan pada 2018, Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan dua digit di tengah mulai melambatnya pasar otomotif China sebagai imbas dari perang dagang dengan Amerika Serikat. Sedangkan Nissan Motor Co. dan Honda Motor Co. meski juga tumbuh, tapi pertumbuhannya masih kalah dari Toyota.

Secara gabungan, penjualan merek Toyota dan Lexus di Negeri Kungfu itu tumbuh 14 persen menjadi 1,47 juta unit pada 2018, yang merupakan rekor baru bagi Toyota.

Menurut Toyota China melalui laman resminya, penjualan brand Toyota naik 13 persen menjadi 1,3 juta unit berkat tingginya permintaan untuk model-model baru yang sudah mengadopsi platform anyar bernama TNGA, seperti C-HR, sedan Izoa, Camry Corolla dan Levin.

Baca juga:  Ruas Tol Brebes Timur-Pemalang Siap Beroperasi Untuk Mudik

Untuk penjualan merek Lexus melonjak 21 persen menjadi 160.500 unit, yang disumbangkan model crossover NX dan RX serta sedan ES.

Di sisi lain, pada 2018, Nissan Motor Co. menjual sebanyak 1,56 juta unit di China, atau naik 2,9 persen dari 2017. Adapun Honda Motor Co. mencatat pertumbuhan penjualan stagnan di angka 1,43 juta unit.

Untuk dua merek Jepang lainnya, Mazda Motor Corp. dan Mitsubishi Motors Corp., mencatat hasil yang bertolak belakang. Penjualan Mazda tahun lalu rontok 12 persen menjadi 272.322 unit, sedangkan Mitsubishi justru menikmati lompatan penjualan 23 persen menjadi 144.018 unit pada 2018. [dp/TGH]