Hyundai Bikin Digital Key, Buka Pintu dan Hidupkan Mesin Mobil Via Ponsel


SEOUL (DP) – Coba bayangkan Anda membuka pintu dan menghidupkan mesin mobil melalui sebuah aplikasi yang diunduh di telepon seluler (ponsel), asyik bukan? Apalagi di era digital saat ini, hampir semua aktivitas sehari-hari dimonitor melalui ponsel.

Hyundai Motor Group (yang juga melibatkan Kia) telah memulai pekerjaan untuk mengembangkan aplikasi atau ‘Digital Key’ yang memudahkan pemilik mobil membuka dan menutup pintu serta menghidupkan mesin mobil via ponsel.

Melalui teknologi ini, Anda tak perlu lagi mengantongi kunci atau key fob, tapi cukup membawa ponsel seperti yang Anda lakukan setiap hari. Namun, ponsel itu sudah harus mengunduh dan meng-install Digital Key, dan aplikasi ini bisa digunakan terbatas oleh empat orang yang diberikan izin.

Digital Key bekerja dengan menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC), yang mendeteksi keberadaan ponsel yang sudah memiliki aplikasi Digital Key ketika di dekat pintu depan mobil. Ketika sudah berada di dalam kabin, pengguna dapat menghidupkan mesin mobil dengan menempatkan ponsel di atas wireless charging pad di konsol tengah dan kemudian menekan tombol Start/Stop.

Baca juga:  Toyota New Camry Karya Tuner Jepang Ini Mirip Mobil Sport

Dengan Digital Key, pengguna dapat menyimpan setelan kendaraan yang disuka, seperti posisi spion, tempat duduk, setir, dan bahkan tombol layar infotainment, navigasi dan heads-up display. Kalau setelan yang dipilih sudah disimpan di ponsel, maka mobil akan secara otomatis menyesuaikan setelan, tergantung pada siapa yang akan mengemudikan mobil.

Hyundai menyebutkan bahwa Digital Key juga dapat dipakai untuk mengendalikan sistem di kendaraan dari jarak jauh melalui ponsel mereka. Dengan menggunakan komunikasi Bluetooth Low Energy (BLE), pengguna dapat membuka dan mengunci, mengaktifkan alarm dan menghidupkan mesin tanpa harus mendekati kendaraan. Di masa mendatang, Hyundai mengatakan Anda bahkan dapat menggunakan Digital Key untuk memarkir kendaraan secara otomatis.

Namun demikian, meski teknologi Digital Key dinilai sangat inovatif, tapi muncul sejumlah pertanyaan terkait dengan risiko keamanannya. Apa yang terjadi jika Anda kehilangan ponsel atau ponsel rusak? Lantas, bagaimana jika ponsel dicuri? Bagaimana kita bisa mencegah ponsel yang dicuri itu tak akan membahayakan mobil kita? Atau kalau keberadaan mobil terlacak, bagaimana kita dapat mengaksesnya?

Baca juga:  Porsche Macan Next-Gen tak Lagi Bisa 'Mengaum'

Juga ada kemungkinan Digital Key diretas untuk kemudian mobil dicuri. Karena sistem menggunakan NFC atau Bluetooth untuk menghubungkan dengan kendaraan, para peretas sepertinya akan mudah menduplikasi sinyal ponsel Anda, yang kemudian akan dipakai untuk mengakses kendaraan tersebut.

Dengan banyaknya risiko terhadap keamanan kendaraan, Hyundai akan mengantisipasi semua hal itu sebelum resmi meluncurkan sistem Digital Key. Melalui keterangan resminya, pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini menyatakan akan memulai implementasi teknologi anyar tersebut pada sejumlah model kendaraan generasi baru, yang dimulai dari Sonata next gen yang akan melakukan debut di AS bersamaan dengan gelaran New York Motor Show. [dp/TGH]