Toyota Siap Mendaratkan Kendaraan di Bulan


TOKYO (DP) – Toyota dilaporkan tengah menggarap sebuah kendaraan baru yang sangat berbeda bentuk maupun fungsinya dengan semua jajaran model lansiran pabrikan Jepang ini. Anda penasaran?

Kendaraan anyar Toyota itu memang bukan kendaraan biasa yang bisa melaju di jalan raya, melainkan sebuah wahana penjelajah bulan.

Menurut laporan Sky News, Japan Aerospace Exploration Agency (JAEA) telah mengonfirmasi bahwa mereka tengah menjalin kerjasama dengan Toyota untuk mengembangkan sebuah wahana penjelajah bulan untuk mendukung misi luar angkasa berawak yang akan mengangkasa pada 2030.

Tak banyak yang bisa diungkap dari JAEA terkait dengan wahana yang digarap bareng Toyota itu. Tapi seorang juru bicara Toyota mengakui bahwa raksasa otomotif Negeri Sakura itu terlibat dalam sejumlah proyek luar angkasa Jepang, termasuk penelitian di bulan dan mengembangkan metoda mobilitas di ruang hampa udara.

Ada kemungkinan informasi seputar wahana luar angkasa itu akan diumumkan pekan depan.

Baca juga:  Perdana, New Mini Countryman Rakitan Indonesia Hadir di GIIAS 2018

Jika misi ini terlaksana, Toyota dapat menjadi pabrikan mobil kedua yang menerbangkan kendaraan ke luar angkasa, khususnya ke bulan. Wahana penjelajah bulan pertama diciptakan dengan bantuan dari General Motors, yang berhasil mendarat dan melaksanakan misinya pada 1971.

NASA menjelaskan bahwa setiap wahana penjelajah bulan menggunakan kerangka aluminium dan dibekali empat motor listrik yang masing-masing menghasilkan tenaga 0,25 hp (0,19 kW / 0,25 PS).

Keempat motor listrik itu ditenagai dua baterai silver-zinc potassium hydroxide berkapasitas 36 volt. Meski kedengarannya kurang impresif untuk standar masa kini, awak Apollo 17 sudah mengendarai wahana tersebut sejauh 22,3 mil (35,9 km) dengan waktu 4 jam 26 menit.

Sejauh ini sudah ada empat wahana penjelajah bulan yang dibangun, di luar beberapa prototipe, dengan biaya $38 (£29 / €34) juta atau setara Rp543 miliar. Biaya sebesar itu jika disesuaikan dengan inflasi setara dengan $236 (£180 / €211) juta, atau kalau dirupiahkan mencapai sekitar Rp3,3 triliun. Jika angka itu benar, maka masing-masing wahana bulan senilai dengan lima kali lebih harga Bugatti La Voiture Noire.

Baca juga:  Ratusan Pebulu Tangkis di Batam Ramaikan Daihatsu ASTEC Open 2018

Tapi untuk wahana yang dikembangkan Toyota ini belum diketahui nilai kontraknya, termasuk untuk sejumlah proyek lain yang dikerjakan bersama JAEA. [dp/TGH]