Mitsubishi Siap ‘Perang Total’ Kalahkan Lawan-Lawannya


JAKARTA (DP) – Ada yang berbeda dengan penampilan para petinggi termasuk juga tim PR Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) saat menghadiri acara ‘Mitsubishi Motors Annual Media Gathering 2019’, Rabu (13/3) sore.

Semuanya tanpa terkecuali para petinggi MMKSI macam Naoya Nakamura, Presiden Direktur MMKSI pun berpakaian loreng ala tentara. Puluhan awak media yang hadir bertanya-tanya, mengapa mereka berseragam ala tentara?

Sampai beberapa saat sebelum acara Annual Gathering resmi dibuka, pertanyaan belum terjawab, meskipun ada bisik-bisik di antara sesama media, Mitsubishi mau ‘perang’ melawan para pesaingnya.

Tiba-tiba dari atas panggung terdengar teriakan ‘Siiaaaapp’ dengan lantangnya, setelah Deputy Group Head of Planning & Communication Group MMKSI Intan Vidiasari memperkenalkan Naoya Nakamura, untuk mempresentasikan keberhasilan perusahaan berlogo Tiga Berlian ini sepanjang 2018 dan target 2019.

Nah! dari presentasi itulah terungkap, Mitsubishi memang sedang menyiapkan pasukannya untuk melakukan ‘perang total’ melawan para pesaingnya, terutama Toyota, untuk menjadi nomor satu di industri otomotif nasional.

Baca juga:  Berusia Setengah Abad Lebih, Pertamina Bagi-Bagi Hadiah

Bahkan ketika para petinggi Mitsubishi Indonesia lainnya naik ke atas panggung, selain kata siap, terdengar juga seruan, ‘kalahkan, kalahkan, kalahkan!’ mirip seperti tentara hendak berperang ke medan laga.

Data Gaikindo pada 2018 lalu menyebutkan, penjualan kendaraan roda empat secara nasional mencapai 1.151.413 unit, melampaui penjualan 2017 yang hanya 1.079.886 unit.

Grup Astra Internasional melalui Toyota, Daihatsu, Isuzu dan Peugeot, mendominasi separuh dari penjualan mobil sepanjang 2018 yang mencapai 582.446 unit, terbanyak dari Toyota dan Daihatsu. Disusul Isuzu dan Peugeot.

Sedangkan dari merek non-Astra, Mitsubishi yang penjualannya mencapai 194.331 unit, disusul Honda 162.170 unit dan Suzuki 118.014 unit.

Dari jumlah tersebut, Mitsubishi mampu merengkuh penjualan ritel kendaraan penumpang dan niaga ringan sebanyak 146.805 unit, dengan rincian 98.964 unit disumbangkan oleh Pajero Sport, Xpander, Outlander Sport, Delica dan Mirage.

Angka ini mengalami lonjakan signifikan sebesar 174% dibandingkan tahun fiskal sebelumnya, dan Xpander didapuk sebagai kontributor terbesar sepanjang periode tersebut.  Sementara untuk pencapaian penjualan niaga ringan MMKSI tercipta 47.841 unit, yang disumbangkan oleh Triton, Colt L300 dan Colt T120SS, atau naik 9,6%.

Baca juga:  Dukung GES Pertamina, Mitsubishi Hadirkan Dua Unit Mobil Listrik

Raih Penjualan ke 100 Ribu Unit

Sejak pertama kali meluncur Agustus 2017 hingga Maret 2019, MMKSI mengklaim Xpander sudah diniagakan sebanyak 100 ribu unit yang terdistribusi ke konsumen. Bagi Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI Michimasa Kono, hasil ini menjadi rekor untuk Mitsubishi di Indonesia.

“Pencapaian itu merupakan rekor, sebab belum pernah ada satupun produk mobil penumpang yang pernah terjual hanya dalam kurun waktu 18 bulan. Dan Xpander telah membuktikan itu di dalam negeri dengan pertumbuhan tercepat,” ucap Kono.

Naoya Nakamura secara simbolis menyerahkan kunci kepada konsumen Xpander yang ke 100 ribu.

Namun dibalik itu, Kono menyebutkan pihaknya tidak begitu saja puas dengan pencapaian tersebut. Sebab menurutnya, tantangan terbesar bakal dijalaninya di tahun-tahun mendatang.

“Untuk menggapai lebih dari yang sekarang, sejumlah strategi telah kami siapkan sebagai target di tahun fiskal 2019. Hal ini dilakukan agar penjualan Xpander semakin signifikan di antara para pesaingnya,” lanjut Kono.

Baca juga:  Kiat Wahana Ciptakan Sumber Daya Berkualitas

“Kami akan terus canangkan strategi supaya Xpander terus diterima. Bukan di situ saja, kami juga ingin menjual lebih banyak Pajero Sport dan Outlander Sport,” kata Kono.

Usai mendapatkan pertumbuhan positif di tahun lalu dibandingkan pada 2017, berbagai strategi dan target pun disiapkan oleh MMKSI di tahun ini. Salah satunya adalah rencana meluncurkan berbagai produk baru, berikut penyegaran produk yang sudah ada saat ini.

Sayangnya, Nakamura-san masih enggan menyebutkan produk baru maupun produk facelift itu. Strategi lainnya yaitu Mitsubishi bakal mempertahankan tempo inden Xpander, yaitu rata-rata satu bulan sejak dipesan oleh konsumen di Jakarta.

Selain itu, buat memperluas jangkauan penjualan kendaraan penumpang, akan dibuka 153 dealer sampai akhir tahun fiskal 2019, beserta penambahan fasilitas Mitsubishi Bodi & Cat menjadi 20 outlet.

Selebihnya adalah rencana produksi pada pabrik Mitsubishi Motors di Indonesia yang dijadwalkan bakal ditingkatkan hingga 160 ribu unit per tahun di tahun fiskal 2020. [dp/MTH]