Perluas Pasar, Bridgestone Indonesia Bidik Pasar OEM

Kantor pusat Bridgestone Indonesia kini terintegrasi dengan pabriknya di Karawang, Jawa Barat.

JAKARTA (DP) – PT Bridgestone Tire Indonesia (BTI) melaporkan mampu merengkuh hasil positif dari berbagai sektor sepanjang 2018 lalu. Pertumbuhan kendaraan yang mengalami kenaikan 6% di tahun lalu, berujung pada meningkatnya pundi-pundi penjualan produk ban Bridgestone.

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Akihito Ishii menyebutkan dengan pencapaian ini kontribusi positif berhasil terukir yang membuat posisi ban produksi pabrik di Bekasi dan Karawang itu mampu bertengger di posisi teratas pangsa pasar kendaraan roda empat selama 2018.

“Dengan pertumbuhan positif ini, kami berhasil mempertahankan market share ban roda empat baik untuk segmen kendaraan penumpang maupun niaga sepanjang tahun lalu,” ujar Ishii, di sela-sela acara Media Gathering 2019, di Shangri-la Hotel Jakarta, Selasa (9/4).

Yuchi Asaoka, Marketing Director Bridgestone Tire Indonesia.

Di sisi lain, dengan proyeksi penjualan mobil tahun ini yang diprediksi mampu menggapai 1,1 juta unit, Ishii pun bertekad untuk terus meningkatkan layanan purna jual melalui berbagai channel distribusi dan penjualan ban Bridgestone.

Baca juga:  Resmi Beroperasi, Tol Pandaan - Malang Bakal Mengurai Kemacetan Saat Mudik

Peningkatan Pasar OEM dan Replacement

Model-model baru lini produk Bridgestone terus digulirkan ke pasar otomotif Tanah Air. Yuchi Asaoka, Marketing Director BTI, mengklaim pasar terbesar penjualan ban Bridgestone ada di pasar OEM dan di pasar ban pengganti (replacement) untuk kendaraan penumpang.

Pada tahun ini, BTI telah menargetkan untuk dapat menjadi pilihan utama dari para konsumen di Indonesia. Buktinya, mengawali 2019 ini telah dipercaya sebagai ban OEM untuk All New Toyota Camry, New Toyota Avanza, dan New Daihatsu Xenia.

Bridgestone Turanza T005A menjadi ban standar untuk Toyota All New Camry.

Begitu pun di pasar kendaraan niaga, dimana merek-merek ternama truk dan bus menjadikan ban Bridgestone sebagai komponen OEM, serta dipilih oleh perusahaan otobus (PO) sebagai ban replacement.

“Untuk kendaraan niaga, saat ini kami juga tengah dalam tahap finalisasi sebagai pemasok ban OEM salah satu pabrikan truk terbesar di Indonesia,” tambah Asaoka.

Penambahan Outlet TOMO

Baca juga:  New Suzuki Jimny Ini Sudah Siap Becek-becekan

Peningkatan layanan purna jual melalui berbagai channel distribusi dan penjualan ban Bridgestone terus dilakukan, via Toko Model (TOMO) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hingga akhir Maret lalu, BTI telah meresmikan outlet ke-300 yang berada di wilayah Surabaya, Jawa Timur. Lewat TOMO Pit Stop Surabaya inilah menjadi ujung tombak penjualan produk-produk ban Bridgestone terkini yang menawarkan layanan penjualan berkualitas tinggi.

Untuk itulah, BTI berencana untuk menambah lagi outlet TOMO hingga berjumlah 312 hingga akhir tahun ini. Tak hanya menambah jaringan secara fisik, TOMOnet juga akan dikembangkan dengan penambahan fitur-fitur baru.

“Penambahan outlet TOMO guna mempermudah akses kemudahan bagi konsumen mendapatkan produk ban Bridgestone. Selain itu, TOMOnet juga akan kami kembangkan untuk memudahkan konsumen,” pungkas Asaoka. [dp/MTH]