Toyota Siap ‘Banjiri’ Pasar Kendaraan Komersial China dengan Teknologi Fuel Cell


BEIJING (DP) – Toyota Motor Corp. akan memborbardir pasar kendaraan komersial China dengan teknologi fuel cell. Raksasa otomotif Jepang ini siap memasok teknologi fuel cell berbahan bakar hidrogen itu ke sejumlah pabrikan Negeri Tirai Bambu.

Langkah itu dimaksudkan Toyota untuk mempercepat komersialisasi kendaraan fuel cell hidrogen di pasar mobil terbesar dunia itu.

Menurut Toyota, pihaknya akan memasok sel baterai kepada produsen kendaraan komersial milik pemerintah China, yakni Beiqi Foton Motor Co., melalui SinoHytec Co., perusahaan pengembang mesin fuel cell hidrogen yang bermarkas di Beijing.

Sel baterai fuel cell tersebut nantinya akan digunakan pada mesin buatan SinoHytec untuk dicangkokkan pada bus merek Foton, kata Toyota dalam keterangan tertulisnya.

Setelah itu, Toyota juga akan melakukan hal yang sama kepada beberapa pabrikan kendaraan komersial China lainnya.

Toyota akhir pekan lalu menyebutkan bahwa mereka tengah membangun sebuah institut riset di Beijing dengan menggandeng Tsinghua University untuk melakukan studi teknologi mobil yang menggunakan bahan bakar hidrogen dan sejumlah teknologi hijau lainnya demi membantu mengurangi tingkat polusi di negeri itu.

Baca juga:  Mengenal Lebih Dekat All-new Toyota Corolla Altis

Gagasan tersebut, yang disampaikan Presiden Toyota Akio Toyoda dalams ebuah pidato di Tsinghua University. Langkah itu merupakan bagian dari upaya Toyota untuk lebih banyak berbagi teknologi dengan China. Hal itu juga seiring dengan target untuk mengembangkan bisnis melalui peningkatan kapasitas produksi dan kanal distribusi.

Tsinghua-Toyota Joint Research Institute akan melakukan riset mobil ramah lingkungan dan teknologi baru untuk membantu mengatasi problem lingkungan yang cukup meresahkan di China, termasuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Institut tersebut akan bekerjasama dalam hal riset tidak hanya terkait dengan kendaraan untuk konsumen China, tapi juga riset terkait dengan upaya mengaktifkan utilisasi energi hidrogen yang dapat menjadi pemecah masalah lingkungan di Negeri Panda.

Upaya Toyota itu selaras dengan pernyataan sebelumnya yang menawarkan 24.000 paten teknologi kendaraan listrik kepada pabrikan mobil dan pemasok komponen di seluruh dunia secara cuma-cuma.

Baca juga:  Toyota Siap Lahirkan All-New Yaris dan Vios

Toyota telah memulai melakukan pengujian mobil berteknologi fuel cell, Mirai, dan van Coaster versi fuel cell di China.

Sementara itu, Toyota berencana meluncurkan dua mobil listrik pertama mereka yang berbasis C-HR, yakni C-HR EV dan IZOA, di China pada 2020.

Pada 2018, Toyota China mencatat kenaikan penjualan 14 persen menjadi 1,47 juta unit. Dan tahun ini Toyota membidik kenaikan penjualan 8 persen menjadi 1,6 juta unit. [dp/TGH]