Michelin Pilot Street 2, Ban Komuter Untuk Segala Kondisi Jalan


JAKARTA (DP) – Michelin Indonesia meluncurkan produk terbaru Pilot Street 2, ban komuter sport terbaru yang diproduksi di Indonesia untuk pasar lokal. Ban yang diperuntukkan bagi skutik dan tipe motor lainnya ini hadir dengan ukuran R14 dan R17.

President Director Michelin Indonesia, Fritz Mueller, mengatakan Michelin Pilot Street 2 diklaim telah dibubuhi beragam inovasi dan teknologi terdepan, dengan desain tapak ban yang tahan lama.

“Desain dan teknologi terbaru pada Michelin Pilot Street 2 menjawab tuntutan serta kebutuhan pengendara motor harian terhadap ban yang memiliki keawetan dan performa tinggi tanpa mengurangi unsur keselamatan dan keamanan berkendara,” kata Fritz dalam siaran resminya.

Kehadiran ban tipe ini juga untuk menjawab kebutuhan para pemilik motor skutik yang terus memperlihatkan pertumbuhan yang signifikan. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat pada 2018, penjualan skutik mendominasi dengan persentase 84,6%, dari total 6,38 juta unit yang terjual.

Baca juga:  Sematkan Emblem 3D, Yamaha Lexi Diklaim Lebih Mewah

Head of Consumer Products Michelin Indonesia, Ahmad Faiez meyakini ban tipe ini bakal diminati para pengendara motor Indonesia, yang tidak hanya mengunggulkan desainnya saja, melainkan kemampuan daya cengkeram, ketahanan ban yang lebih kuat, dan tingkat kestabilan ban ketika melintas di segala kondisi jalan.

“Kami yakin konsumen inovasi teknologi pada Michelin Pilot Street 2, yaitu inovasi dari sirkuit ke jalan khususnya yang digunakan di MotoGP, akan memberikan manfaat bagi pengendara motor sehari-hari,” sambung Faiez.

Desain terbaru pada Michelin Pilot Street 2 menggunakan senyawa karet tapak yang dirancang langsung oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Michelin untuk memberikan performa maksimal.

Selain itu ban tersebut juga telah dilakukan serangkaian pengujian oleh Lembaga Sertifikasi TÜV. Hasil uji membuktikan ban ini dapat melintasi sirkuit basah sepanjang 1,2 km dengan hasil lebih cepat 4,4 detik dari pesaing utamanya.

Baca juga:  Grafis 'Kekinian' Buat Honda BeAT eSP dan BeAT Street eSP

Head of Sales & Marketing Two-Wheel PT Michelin Indonesia, Roslina Komalasari mengakui inovasi pada ban ini menyempurnakan ban keluaran sebelumnya. Desain alur tengah melingkar pada ban depan memastikan kelincahan optimal, dan alur bahu yang lebih lebar menghasilkan performa terbaik di jalan yang basah.

“Alur kecil pada ban belakang membuat daya pembuangan air menjadi lebih maksimal, memberikan daya cengkeram lebih baik, serta mencegah ban tidak cepat aus di jalan kering,” tutup Roslina. [dp/MTH]