Amsterdam Bakal Berangus Mobil Bensin dan Solar Mulai 2030


AMSTERDAM (DP) – Sepertinya industri otomotif Eropa harus segera beranjak untuk memasuki era kendaraan tanpa bahan bakar minyak, karena kalau tidak bakal sulit untuk memasarkan kendaraan peminum minyak fosil.

Pasalnya, Dewan Kota Amsterdam sudah berencana melarang peredaran mobil dan sepeda motor berbahan bakar bensin dan solar mulai 2030 mendatang, demikian laporan yang dilansir The Guardian.

Ide yang dilontarkan dewan kota ibukota Belanda itu adalah untuk mengurangi polusi udara, yang diklaim pemerintah setempat telah memangkas harapan hidup warga Negeri Meneer itu hingga setahun.

Otoritas setempat benar-benar serius untuk mereduksi tingkat polusi. Hal itu terlihat dari kebijakan yang akan melarang mobil berusia 15 tahun atau lebih berkeluaran di sekitaran A10 ring road mulai 2020, dan mulai 2022, tak ada lagi bus atau kendaraan umum bermesin bensin dan solar yang boleh beroperasi di pusat kota.

Baca juga:  Ekspor Vario Series Melonjak 83% Pada Triwulan I 2019

Pada 2025, larangan itu akan diperluas ke kendaraan lain yang masih mengonsumsi BBM, seperti perahu motor, sepeda motor bebek dan lainnya.

Program bertajuk Clean Air Action itu akan mewajibkan seluruh jalan di kota Amsterdam bebas emisi karbon pada 2030.

Dalam upaya mendorong penduduk lokal beralih ke kendaraan listrik dan fuel cell hidrogen, otoritas Amsterdam ingin menawarkan stasiun pengisian baterai bagi setiap pembeli kendaraan tanpa emisi.

Diestimasi kota Amsterdam butuh sekitar 16.000 hingga 23.000 stasiun pengisian baterai hingga 2025 agar proyek tersebut terlaksana dengan optimal.

Tapi yang menjadi pertanyaan adalah soal harga mobil ramah lingkungan yang dibanderol lebih mahal ketimbang mobil bermesin konvensional. Jika pemerintah kota Amsterdam tak memberikan insentif pajak, bukan tak mungkin program tersebut jalan di tempat. [Dp/TGH]