Sering Kepanasan di Jalan? Perhatikan Komponen Pada Motor ini


JAKARTA (DP) – Berkendara saat cuaca panas khususnya bagi sepeda motor, memang menjadi persoalan tersendiri. Komponen-komponen bakal ekstra keras menghadapi kondisi tersebut, terlebih bisa macet melanda.

Untuk itu diperlukan perhatian khusus agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan. Ada beberapa komponen yang harus mendapatkan perhatian khusus.

Menurut PT Astra Honda Motor (AHM), ada lima bagian motor yang harus dicermati bila menghadapi kondisi cuaca ‘super’ terik kala di jalan. Berikut pemaparannya.

1. Tekanan Ban
Suhu panas pada permukaan jalan dapat menyebabkan tekanan angin dalam ban berubah-ubah sehingga kenyamanan dalam berkendara menjadi berkurang. Diperlukan pemeriksaan berkala pada tekanan angin ban.

Reza Rezdie Shahertian, Technical Training AHM, mengatakan tekanan angin ban akan berupa drastis bila ban langsung bertemu dengan permukaan jalan panas. Sesuaikan tekanan ban dengan standar yang ditentukan oleh pabrikan.

“Hal ini dapat diatasi dengan melakukan pengecekan kondisi tekanan ban sesering mungkin atau setidaknya sebelum berkendara,” tambahnya.

Baca juga:  Sambut Hari Kartini, AHM Gelar Berbagai Kegiatan untuk Kaum Hawa

2. Cek Kondisi Ban
Berikan perhatian lebih pada kondisi ban. Ban motor yang terkena suhu panas yang terus menerus dapat mempercepat penurunan kualitas ban, seperti tekstur atau tapak ban yang terlihat pecah-pecah atau getas.

Hal ini dapat diatasi dengan melakukan penggantian ban lama dengan yang baru apabila tekstur ban sudah terlihat retakan yang besar untuk mendapatkan kenyaman saat berkendara.

3. Rantai motor


Udara panas yang menyengat juga dapat menyebabkan pelumas pada rantai bisa mengering dengan lebih cepat sehingga kerja rantai tidak halus. Akibatnya, rantai cenderung akan mengeluarkan bunyi kasar saat bekerja dan rantai dapat menjadi kaku.

“Hal ini dapat dihindari dengan melumasi rantai dengan cairan khusus rantai yang direkomendarikan. Atur kekenduran rantai yang tertera pada stiker swing arm motor. Lakukan semua itu secara berkala,“ lanjut Reza.

4. Bearing Roda
Saat kondisi panas berkepanjangan, biker juga perlu memeriksa kondisi bearing roda atau yang sering disebut dengan klaher. Selain sering melewati jalanan yang rusak, suhu panas juga dapat mengakibatkan pelumas bearing dan seal mengeras akibat memuainya kedua komponen tersebut.

Baca juga:  Honda PCX Jadi Primadona di Telkomsel IIMS

Ciri-cirinya, roda depan tidak berputar secara halus dan terdengar bunyi. Salah satu solusinya adalah mengganti seal pada bearing apabila sudah terlihat getas, serta tambahkan pelumas atau gemuk pada roda-roda bearing motor.

5. Bodi Motor
Tunggangan yang sering terpapar langsung sinar matahari dalam jangka waktu yang terus menerus, dapat berakibat penurunan kualitas warna pada bodi motor.

Agar hal itu tidak terjadi, cucilah motor secara rutin menggunakan sabun khusus kendaraan bermotor yang dijual di pasaran. [dp/MTH]