Mudik Pakai Sepeda Motor, Wajib Periksa Komponen ini


BANDUNG (DP) – Usai melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor, masih ada pekerjaan tambahan yang harus dilakoni oleh pemilik, yakni mengembalikan kondisi performa tunggangan agar bisa dipakai untuk beraktivitas sehari-hari.

Tak bisa dipungkiri, kondisi motor diyakini bakal mengalami penurunan yang diakibatkan pemakaian saat menempuh perjalanan ke kampung halaman dengan berbagai kondisi lalu lintas, mulai dari kemacetan, mesin panas dan lain sebagainya.

Karena itulah diperlukan re-kondisi ulang motor agar tetap prima setelah mudik usai. PT Daya Adicipta Motora (DAM) coba memberikan tips perawatan usai perjalanan mudik.

Pertama, cek kembali kondisi oli mesin meski sebelum keberangkatan mudik kemarin sudah dilakukan penggantian. Bisa saja oli mengalami penguapan sehingga volumenya berkurang.

Menurut Ade Rohman, Asisten Manajer Technical Training DAM, periodik penggantian oli memang dilakukan setiap 2.000 km, bila menyesuaikan dengan aturan buku servis. Lalu, bagaimana bila belum waktunya diganti?

Baca juga:  Tutup Tahun, Auto2000 Tawarkan Program 'Jangan Kalah Keren'

“Lebih baik diganti saja karena di dalam aturannya adalah apabila deadline-nya 2.000 km biasanya bertepatan dengan 2 bulan secara waktunya, tapi tergantung mana yang lebih dahulu dicapai,” tutur Ade, saat dihubungi Dapurpacu.id, Kamis (13/6).

“Dan ini juga berlaku apabila ketentuannya 4.000 km, berarti periodik setiap 4.000 km atau 4 bulan. Untuk Forza tiap 6.000 km atau 6 bulan, dilihat mana yang tercapai lebih dahulu,” tambahnya.

Kedua, kopling dan rem termasuk ke dalam kategori yang harus diutamakan kondisinya ketika sebelum dan setelah melakukan perjalanan mudik.

Perjalanan panjang dengan kecepatan tinggi dan diselingi dengan kondisi jalanan yang macet biasanya akan membuat kampas rem dan kopling jadi menipis.

“Sebaiknya lakukan pergantian kampas rem dan kopling setelah mudik jika kondisinya sudah melebihi batas servis,” ujar Ade.

Berikutnya, bila Anda mudik kemarin menggunakan motor jenis matik, sangat duanjurkan untuk memeriksakan bagian CVT-nya. Cek juga komponen-komponen lain seperti roller, v-belt, serta kampas ganda kopling otomatis.

Baca juga:  Begini Lho Tampang Mobil Playboy Sesungguhnya

“Pada komponen-komponen tersebut cukup dibersihkan saja dan dicek. Jika indikasinya sudah waktunya diganti segera lakukan penggantian.

Terakhir, ada baiknya semua pekerjaan di atas dilakukan di bengkel resmi Honda atau AHASS, layaknya melakukan servis berkala. Saat servis maka semua kondisi komponen di dalamnya akan diperiksa, seperti busi, setelan katup, saringan udara, rantai roda dan komponen lainnya.

Lakukanlah penggantian jika memang ada komponen yang harus diganti dengan menggunakan suku cadang asli (Honda Genuine Parts/HGP).

“Bagi pengguna sepeda motor Honda, bawalah motor Honda kesayangannya Anda ke bengkel resmi Honda atau AHASS,” pungkas Ade. [dp/MTH]