Michelin Boyong Ban Baru Untuk MotoGP Catalunya


BARCELONA — Sejumlah persiapan telah dilakukan Michelin untuk menghadapi seri ketujuh laga lanjutan MotoGP yang akan berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, akhir pekan ini (16/6).

Lini produk baru pun telah disiapkan dan disesuaikan dengan kebutuhan para pebalap dan dilakukan penyesuaian selaras dengan pengaspalan kembali pada sirkuit tersebut.

Di sisi lain, pertarungan para pebalap di Catalunya juga menjadi momen penting bagi Michelin, sebab pada lintasan inilah para pebalap sekelas Marc Marquez dan Valentino Rossi melakukan pengujian tunggangan, sekaligus menguji si kulit bundar.

Piero Taramasso, Michelin Motorsport Two-Wheel Manager menuturkan untuk menjamin cengkraman dan daya tahan yang terbaik di Sirkuit Catalunya, pihaknya tetap memasok ban dengan spesifikasi seperiti biasa.

Piero Taramasso, Michelin Motorsport Two-Wheel Manager.

“Tiga campuran jenis ban bakal diberikan, yaitu untuk ban slick (soft, medium dan hard). Disediakan juga pilihan ban asimetris sebagai opsi untuk ban depan berkompon keras (hard) serta semua ban belakang,” kata Taramasso.

Baca juga:  Ini Bukti Keseriusan Michelin Berbisnis di Indonesia

Ban tersebut, lanjutnya, memiliki kompon lebih keras di sisi kanan menyesuaikan jumlah tikungan ke kanan yang lebih banyak di Catalunya. Namun Taramasso mengklaim desain bannya kali ini berbeda dibanding sebelumnya.

Pengembangan ini menurut Taramasso disesuaikan dengan keberlangsungan jalannya balapan selama 24 lap. Selain itu, berdasarkan data yang dikumpulkan sejak pengaspalan kembali itu, Michelin mendapatkan sejumlah informasi untuk pengembangan produknya.

“Permukaan aspal yang baru menuntut kami memasok ban dengan performa ban lebih baik, khususnya pada grip dan ketahanan ban sepanjang 24 lap berlangsung,” jelasnya.

“Ini adalah salah satu trek yang benar-benar menguji ban dan motor. Itulah sebabnya, akan menjadi pengujian penting bagi produk-produk Michelin.”

“Srkuit ini merupakan perpaduan lengkap antara tikungan, trek lurus hingga sejauh 1 kilometer dengan bobot lebih besar di sisi kanan. Jadi kami butuh ban yang dapat melakukan segalanya, sebab ban akan cepat panas. Karenanya Anda butuh ban yang mumpuni pada kondisi itu,” ujar Taramasso. [dp/MTH]