DAPURPACUID – PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mendukung gerakan ‘hijau’ yang digagas Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), sebagai bentuk kontribusi pelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan bertajuk ‘UMJ Membumi 2026 – Aksi Nyata Kampus Hijau’, Jumat (5/6) lalu, WMS menyerahkan sekaligus melakukan penanaman simbolis 650 bibit pohon di lingkungan kampus.
Langkah yang dilakukan Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang ini bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang jatuh setiap 5 Juni.
Penanaman pohon dipilih karena dinilai menjadi salah satu langkah sederhana namun memiliki manfaat jangka panjang. Paling utama adalah mampu menyerap polusi udara dan emisi karbon.
Di sisi lain, keberadaan pohon juga berperan dalam meningkatkan produksi oksigen, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat sekitar.

Kesadaran inilah yang mendorong WMS terus mendukung berbagai kegiatan bertema lingkungan hidup yang melibatkan generasi muda dan institusi pendidikan.
Perusahaan melihat memburuknya kualitas udara di kawasan perkotaan tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa. Dampaknya pun tidak hanya turut memengaruhi lingkungan sekitar.
Tapi juga kesehatan masyarakat dan kualitas hidup secara keseluruhan. Karena itu, upaya penghijauan jadi salah satu solusi yang perlu terus didorong secara berkelanjutan.
Penanaman simbolis yang dilakukan bersama pihak kampus juga menjadi representasi semangat kolektif dalam menjaga kualitas udara serta memperluas ruang hijau di kawasan perkotaan.
Edukasi dan Aksi Nyata Berjalan Beriringan
Tidak hanya berfokus pada kegiatan penanaman pohon, kegiatan UMJ Membumi 2026 juga menghadirkan sesi talkshow edukatif yang mengangkat berbagai isu lingkungan.

Mulai dari dampak polusi udara terhadap kesehatan, pentingnya keberadaan ruang hijau di kawasan urban, hingga langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengurangi emisi dan menjaga kelestarian lingkungan.
Lewat diskusi ini, peserta diajak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau institusi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Chief Corporate Affairs Wahana Artha Group, Michael Soekamto menegaskan, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari kesadaran kolektif dimana masalah polusi udara menjadi isu yang mendapat perhatian bersama.
“Dukungan 650 bibit pohon ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang sekaligus menjadi pengingat, menjaga kualitas udara adalah tanggung jawab bersama,” imbuh Michael.
Menurutnya, dukungan terhadap program ini jadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar lebih aktif mengambil peran dalam menjaga kualitas udara dan lingkungan hidup.
Kolaborasi Kampus dan Industri untuk Masa Depan

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., menyambut baik keterlibatan dunia industri dalam mendukung program kampus hijau yang dijalankan UMJ.
Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam menciptakan gerakan lingkungan yang berkelanjutan.
“Dukungan Wahana lewat penyerahan dan penanaman simbolis bibit pohon menjadi bentuk kolaborasi positif yang diharapkan memberi dampak nyata bagi lingkungan kampus dan sekitarnya,” tandasnya.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, kegiatan UMJ Membumi 2026 menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.
Dibutuhkan kerja sama lintas sektor agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan. Sehingga, mahasiswa dan masyarakat memiliki kontribusi penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat di masa depan. [dpid/TH]

