Toyota Susupkan Mesin Baru Untuk Hilux Single Cabin


JAKARTA (DP) – Kendaraan niaga ringan Toyota Hilux mendapatkan penyegaran tahun ini. Tidak tanggung-tanggung, Toyota menyusupkan performa lebih mumpuni khusus untuk varian Single Cabin Diesel dibandingkan sebelumnya.

Pada sektor tersebut, Toyota menyematkan mesin baru GD Series tipe 2GD-FTV yang digunakan pada varian 4×4 dan 4×2. Untuk varian 4×4, mesin ini menghasilkan tenaga 148 hp dan torsi puncak 400 Nm.

Sedangkan pada varian 4×2, mesin yang juga disematkan di Kijang Innova Diesel dan Fortuner Diesel ini menghasilkan tenaga 148 hp dengan torsi 343 Nm. Kini seluruh tipe Hilux, baik kabin ganda maupun single sama-sama menggunakan mesin GD-series.

“Toyota senantiasa melakukan penyegaran untuk menghadirkan mobil-mobil terbaik. Kami harap penjualan Hilux baru dapat berkontribusi untuk segmen kendaraan komersial Toyota,” ucap Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto dalam siaran resminya, Rabu (19/6).

Baca juga:  Main Video Game Sambil 'Nyetir', di Tesla Bisa Dilakukan

Generasi kendaraan niaga ringan Toyota ini sudah memasuki generasi ke-8, dan hadir dengan desain tangguh yang mengedepankan unsur kenyamanan. Model ini disematkan pelek berukuran besar dengan ban 225/70 R17C untuk berbagai kondisi medan jalan.

Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy pun berharap produk ini makin diterima pasar sehingga memiliki potensi untuk memberikan kontribusi signifikan bagi penjualan Toyota dari segmen pick-up.

“Selama Januari – Mei lalu, Hilux memberikan kontribusi sekitar 62% untuk penjualan segmen komersial Toyota. Tren ini diharapkan berlanjut dengan penyegaran Hilux ini,” tandasnya.

Toyota mengklaim dengan penyegaran ini, New Hilux Single Cabin tidak terjadi perubahan harga. Hal ini nampak dari rilis yang diterima Dapurpacu.id tanpa mencantumkan banderol resminya.

Namun, sebagai informasi, saat ini harga Hilux S cab dilepas mulai dari Rp218.350.000 dan Hilux C Cab dijual Rp348.850.000. Produk pikap Toyota ini merupakan produk global yang dipasarkan di lima benua.

Baca juga:  7.313 Pemudik Singgah di Bale Santai Honda di Jawa Barat

Dalam sejarahnya, DNA mobil ini dikembangkan dari Toyopet RK23 Truck yang diluncurkan pada 1956, untuk memenuhi kebutuhan konsumen kendaraan komersial. Tahun 1959, Toyopet RK23 dikembangkan menjadi Toyopet Stout yang menjadi cikal bakal dalam pengembangan Hilux, terutama dalam bidang durabilitas.

Generasi pertama Hilux hadir pada 1968. Saat ini Hilux sudah memasuki generasi ke-8 dan pengembangannya berada di bawah Innovative International Purpose Vehicle (IMV).

IMV sendiri merupakan proyek yang dikembangkan Toyota untuk menghadirkan kendaraan pick up dan multiguna untuk memenuhi permintaan pelanggan di lebih dari 140 negara. [dp/MTH]