Kejurnas IOF NC 2019 Seri 1 Digelar di Bengkulu


BENGKULU (DP) – Indonesia Offroader Indonesia (IOF) kembali menggelar Kejuaraan Nasional IOF NC pada tahun ini, setelah sempat absen sejak 2016 silam. Ajang berseri ini sendiri dihelat sesuai dengan permainan khas offroader IOF.

Ketua Umum IOF, Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, menuturkan bahwa kejurnas dengan alat bantu winch tersebut sesuai dengan program yang dicanangkan oleh IOF.

“Terakhir seri IOF NC digelar pada tiga tahu silam. Kompetisi berseri ini digelar dengan permainan khas offroader IOF,” terang Sam, dalam siaran resmi yang diterima Dapurpacu.id, Minggu (14/7).

Ajang ini hanya melombakan satu kelas saja yakni Free For All (FFA), namun ada pemisahan untuk kategori Rookie dan Pro. Kategori Pro adalah offroader yang memiliki peringkat nasional karena sering naik podium. Sedangkan Rookie untuk offroader yang masih belum punya peringkat juara.

Proses scrut kendaraan dilakukan di halaman Kantor Rakyat Bengkulu sebelum lomba dimulai. Proses scrut pun dilakukan ketat. Terbukti ada beberapa kendaraan yang beberapa kali harus bolak-balik memperbaiki kekurangan mobilnya.

Baca juga:  Ambisi Mitsubishi Perkuat Jaringan di Timur Indonesia

Asnan Andie Setiawan, Ketua Departemen Olahraga PP IOF menjabarkan pass lolos scrut akan diberikan jika kendaraan peserta sudah memenuhi persyaratan yang tertera dalam buku peraturan lomba.

“Seperti misalnya pelindung fly wheel, rem otomatis untuk PTO modifikasi dan lain sebagainya,” pungkas Andie.

Selain Kejurnas IOF NC 2019, di waktu yang sama juga digelar Kejurda Pengda IOF Bengkulu. Namun kompetisi yang dilombakan adalah Racing Adventure, atau biasa dikenal dengan offroad non winch. Kelas yang dipertandingkan 1000 std, Under2000 cc dan FFA.

Lokasi trek yang digunakan walaupun sama dengan Kejurnas IOF NC 2019 yaitu di Pekan Sabtu, Sebakul Bengkulu, namun untuk kejurda tetap dibedakan. Sebab handicap non winch dan winch berbeda tingkat kesulitannya. [dp/MTH]