Industri Otomotif Berkontribusi Bagi Perekonomian Nasional


TANGERANG (DP) – Industri otomotif nasional memberikan kontribusi yang cukup besar bagi perekonomian nasional melalui penguatan investasi dan penyerapan tenaga kerja.

“Produksi dan penjualan otomotif nasional sejak 2013 rata – rata di atas 1,2 juta unit per tahun. Sedangkan produksi kendaraan bermotor roda 4 atau lebih periode Januari hingga Mei 2019 sebesar 522.000 unit, dimana penjualan domestik sebesar 422.000 unit berasal dari produksi lokal maupun impor dan ekspor CBU sebesar 115.000 unit,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, usai pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Serpong, Kamis (18/7).

Ekspor kendaraan CBU pada tahun lalu, menurut Airlangga, mencapai 250.000 unit dengan pangsa pasar sekitar 80 negara di dunia termasuk 5 negara tujuan utama ekspor yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Mexico dan Vietnam.

“Pada tahun ini, ekspor kendaraan CBU ditargetkan mencapai 400.000 unit dan diharapkan terus meningkat setiap tahunnya sehingga pada 2025 industri otomotif nasional dapat melakukan ekspor kendaraan CBU sebesar 1 juta unit. Target tersebut sejalan dengan tema yang diusung dalam GIIAS 2019 yaitu Indonesian Automotive Export: From Indonesia for The World Towards 1 Million Unit in 2025,” paparnya.

Baca juga:  Auto2000 Tebar Promo Berhadiah iPhone XS di GIIAS 2019

Untuk mencapai target ekspor 1 juta unit pada 2025, lanjut Airlangga, diperlukan dukungan semua pihak terutama dalam hal peningkatan efisiensi produksi dan daya saing produk melalui implementasi industri 4.0, penciptaan iklim usaha yang kondusif melalui harmonisasi dan sinkronisasi regulasi di sektor otomotif.

“Komitmen dari prinsipal untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi yang berorientasi ekspor adalah salah satu faktor penting peningkatan ekspor roda empat,” ujar Airlangga.

Airlangga menambahkan, pihaknya terus memotivasi pelaku industri di Indonesia dan memberikan dorongan kepada para prinsipal untuk menanamkan investasi demi menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan bermotor tujuan ekspor. [dp/PNB]