Toyota ‘SATRIA’ Cari 20 Atlet Muda Berbakat


DAPURPACU – Toyota Indonesia mencari 20 atlet muda dari berbagi cabang olahraga. Melalui program ‘SATRIA’ (Satukan Bakat Negeri Kita) para atlet muda berbakat itu akan diberikan berbagai pelatihan sesuai dengan bakat dan kemampuan mereka masing-masing, sebelum mengikuti beberapa turnamen.

Pencarian para atlet muda tersebut merupakan lanjutan dari program ‘Start Your Impossible’ yang resmi diperkenalkan Toyota Indonesia pada 2018 lalu yang mengajak atlet berprestasi Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon Bulutangkis, dan Ni Nengah Widiasih Angkat Berat.

Melalui program ‘SATRIA’ yang diluncurkan Toyota Indonesia, di Jakarta, Rabu (28/8) Marcus Fernaldi Gideon dan Ni Nengah Widiasih akan terlibat dalam program ini sebagai mentor pada Motivational Workshops. Mereka berdua diharapkan dapat berbagi pengalamannya dan menginspirasi rekan-rekan atlet muda untuk tidak gampang menyerah dalam menggapai cita-citanya.

Selama program berlangsung para atlit muda potensial ini akan dibimbing oleh tiga orang mentor, yaitu mantan perenang – Richard Sambera, tokoh penting dalam olahraga disabilitas di Indonesia – Nino Susanto, dan wartawan senior olahraga – Eko Widodo

Baca juga:  Toyota Indonesia Tunjukkan Ragam Kendaraan Elektrifikasi di IEMS 2019

Para mentor ini selama lebih kurang 6 bulan ke depan, akan menyeleksi 20 atlet muda potensial dan diberikan development/financial support sesuai dengan kebutuhannya masing-masing untuk mengikuti berbagai turnamen. Kemudian, akan dipilih 6 orang (tiga atlet dan tiga atlet disabilitas) yang akan diberi kesempatan untuk berkunjung ke Olympic Games & Paralympic Games Tokyo 2020.

Henry Tanoto Vice President Director PT Toyota Astra Motor menjelaskan bahwa ‘SATRIA’ adalah sebuah program CSR Toyota Indonesia. Program tersebut bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet muda yang akan digembleng serta dilatih dengan baik, sejalan dengan langkah Toyota Indonesia yang berkomitmen menjadi sebuah perusahaan mobilitas, bukan lagi perusahaan kendaraan saja,

“Berbeda pada sponsorship pada umumnya, Toyota tidak hanya mendukung atlet profesional yang sudah sukses, seperti Marcus & Widiasih. Tetapi Toyota juga mencari bibit-bibit unggul atlet muda Indonesia yang memiliki potensial serta semangat tinggi,” jelas Henry.

Baca juga:  Toyota Indonesia Tunjukkan Ragam Kendaraan Elektrifikasi di IEMS 2019

Indonesia mempunyai banyak atlet muda potensial, namun mungkin ada sebagian dari mereka yang masih kekurangan support dalam hal pelatihan/pembinaan maupun secara finansial.

Dukungan yang diberikan Toyota terhadap atlet tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mereka masing-masing, baik secara finansial, training, mentoring, maupun coaching, demi membantu mewujudkan impian mereka menjadi juara.

“Ini sejalan dengan komitmen Toyota untuk menghadirkan kebebasan mobilitas bagi semua orang, terlepas dari apapun keadaannya para atlet muda dan potensial ini mendapatkan kesempatan untuk mengejar cita-citanya dan menantang sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin,” tambah Henry.

“Kami berharap program seperti SATRIA ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan demi membantu para atlit muda potensial dalam mewujudkan impiannya menjadi juara di bidang olahraganya masing-masing,”
“Semoga, SATRIA dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan atlit dan pertumbuhan olahraga Indonesia di masa depan sehingga dapat melahirkan para atlit juara di level nasional/regional/internasional,”  pungkas Henry. [DP/GTM]

Baca juga:  Toyota Indonesia Tunjukkan Ragam Kendaraan Elektrifikasi di IEMS 2019