Tantangan 'Irit' All New Ertiga Sejauh 184 Km | dapurpacu.id

Tantangan ‘Irit’ All New Ertiga Sejauh 184 Km


DAPURPACU – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) membuat kejutan bagi para awak jurnalis, road trip menuju Kota Udang Cirebon, sambil mengupas sekaligus mengulang kembali kejayaan Ertiga seperti pada masa tujuh tahun yang lalu.

Perjalanan singkat dari pabrik Suzuki di kawasan Industri GIIC Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, ini memang tidak pada lazimnya yang dilakukan tiap pabrikan mobil kala mempersilahkan jurnalis untuk menguji suatu produk.

Meski begitu, PT SIS pun memberikan tantangan tersendiri untuk pengujian generasi Ertiga tersebut. Dengan mengusung konsep AMIN, yaitu Aman, Mewah, Irit dan Nyaman, inilah tantangan yang diharus dihadapi peserta.

Dikemas dalam acara ‘All New Ertiga Tripventure’, tiap peserta diwajibkan menorehkan pencapaian tingkat efisiensi bahan bakar sebaik mungkin dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Total jarak yang harus ditempuh tidak kurang dari 184 km, dengan titik finis di kawasan Batik Trusmi, Cirebon, via Tol Trans Jawa, sementara ‘bekal’ waktu yang didapat hanya sekitar 3,5 jam!

Tujuh unit All New Ertiga tipe GX dengan komposisi lima unit transmisi otomatis dan dua manual, disiapkan oleh PT SIS sebagai media pengujiannya. Adapun metode penilaian tingkat keiritan BBM melalui full to full.

Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS, mengatakan All New Ertiga menjadi kendaraan terpercaya untuk menemani perjalanan keluarga Indonesia dalam berbagai aktivitas.

“Lebih ke arah edukasi kepada pengguna All New Ertiga bahwa mobil yang dimiliki mereka bisa irit BBM lewat pengaplikasian eco driving,” ujar Donny, disela pelepasan rombongan ‘All New Ertiga Tripventure’, di Cikarang, Rabu (28/8) lalu.

Sebelum rombongan dilepas, seluruh peserta diberikan workshop seputar berkendara dengan hemat namun tetap aman di jalan. Ada 10 tips dan trik tentang cara berkendara yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Selanjutnya, satu persatu mulai dilepas untuk memulai rangkaian ‘All New Ertiga Tripventure’ dengan titik pemberhentian pertama di Marina Seafood Restaurat, Cirebon, yang berjarak sekitar 172 km.

Untuk unit yang ditumpangi Dapurpacu.id bersama tiga media lain adalah transmisi otomatis dengan bernomor punggung 6. Ramainya kondisi lalu lintas di ruas Tol Cikampek menjadi tantangan pertama bagi seluruh peserta.

Disinilah letak kelihaian masing-masing pengemudi untuk memainkan kaki kanan agar seramah mungkin tidak melakukan akselerasi maupun deselerasi secara spontan. Ritme jarum tachometer (rpm) pun dijaga agar tidak terjadi naik turun terlalu sering.

Gampangnya adalah buatlah pergerakan jarum rpm agar tetap konstan di angka aman yakni 1.500 – 2.000 rpm, sementara jarum kecepatan mengikuti arus lalu lintas dengan batas aman bila berkendara di jalan bebas hambatan yakni 60 – 80 km/jam.

Langkah inilah yang kami lakukan sepanjang menyusuri ruas Tol Cikampek hingga Tol Palimanan. Meski terlihat kencang dengan tim lain, yang benar-benar menerapkan eco driving, namun diyakini kondisi inilah yang lazim dilakukan para pengemudi.

Penyejuk kabin (AC) tetap menyala sepanjang perjalanan sebagai bagian dari penerapan salah satu konsep AMIN yaitu kenyamanan. Kondisi lalu lintas tergolong sepi begitu menjejakkan kaki di ruas Tol Palimanan.

Kecepatan pun tetap dijaga di 80 km/jam. Mesin K15B DOHC 1.500 cc dengan lontaran tenaga 104,7 PS dan torsi 138 Nm begitu ringan menjejak permukaan aspal yang beragam. Seringkali mobil menghadapi kondisi sepi, namun ada kendaraan di depan sebisa mungkin mengekor di belakangnya.

Exit Tol Plumbon menjadi momen berakhirnya kami memainkan performa ‘setengah hati’ All New Ertiga, setelah itu, tantangan kondisi lalu khas lintas perkotaan di Kota Cirebon menjadi yang berikutnya.

Ruas Pantura dengan segala kesibukkannya memang tidak mengenal waktu. Pagi, siang, sore, malam bahkan dini hari, tetap dipadati terutama di wilayah Cirebon tersebut.

Rombongan mulai memasuki ruas ini menuju check point pertama di Marina Seafood Restaurant dengan jarak tempuh sekitar 172 km dari titik awal keberangkatan. Setelah itu berlanjut ke destinasi berikutnya di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Keraton Kasepuhan merupakan keraton termegah di Cirebon yang kental akan nilai sejarah. Di sinilah menjadi titik akhir pengujian tingkat keiritan All New Ertiga.

Tangki bahan bakar seluruh unit mobil diisi kembali untuk mendapatkan konsumsi terendah. Lantas berapa hasil konsumsi yang diraih oleh Ertiga yang ditumpangi Dapurpacu.id? Tercatat konsumsi bahan bakarnya mencapai 27,46 km/liter, dengan konsumsi BBM 6,7 liter.

Sebelum beranjak kembali ke titik awal keberangkatan, peserta berkesempatan untuk berkunjung dan berbelanja di Kampung Batik Trusmi, sebuah pusat industri batik di Cirebon. Batik Cirebon merupakan salah satu ikon batik yang berhasil menjadi koleksi kain nasional.

Batik Cirebon memiliki beberapa desain batik Cirebonan Klasik yang hingga kini masih dikerjakan oleh pengrajin di Kampung Batik Trusmi, seperti Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Patran Kangkung, dan berbagai desain Batik Cirebon lainnya.

Setelah itu, seluruh peserta mulai dilepas satu persatu menuju titik akhir kegiatan ‘All New Ertiga Tripventure’ di rest area KM 62 Tol Cikampek. [dp/MTH]

Catatan hasil Kilometer / Liter All New Ertiga Tripventure:

Rute: Cikarang – Cirebon (Keraton Kasepuhan)
Jarak: 184 KM
Start: 09.45 WIB

Posisi KPL Terbaik Kategori Manual
Posisi 1:
Ertiga 5 (M/T)
Waktu: 3 jam 23 menit
Kpl: 33,45
Konsumsi BBM: 5,5 L

Posisi 2:
Ertiga 3 (M/T)
Waktu: 3 jam 23 menit
Kpl: 27,05
Konsumsi BBM: 6,8 L

Posisi KPL Terbaik Kategori Automatic
Posisi 1:
Ertiga 4
Waktu: 2 jam 54 menit
Kpl: 29,67
Konsumsi BBM: 6,2 L

Posisi 2:
Ertiga 6
Waktu: 3 jam 12 menit
Kpl: 27,46
Konsumsi BBM: 6,7 L

Posisi 3:
Ertiga 1
Waktu: 2 jam 54 menit
Kpl: 25,20
Konsumsi BBM: 7,3 L

Posisi 4:
Ertiga 2
Waktu: 3 jam 11 menit
Kpl: 25
Konsumsi BBM: 7,38 L

Posisi 5:
Ertiga 7
Waktu: 3 jam 16 menit
Kpl: 22,16
Konsumsi BBM: 8,3 L