Ekspor All New Ertiga Raih Positif, All New Carry Belum Maksimal


DAPURPACU – Sepanjang Januari – Juli 2019, Suzuki Indonesia telah mengirimkan beberapa lini produknya baik dalam bentuk utuh (Completely Built-Up/CBU) maupun terurai (Completely Knock Down) ke sejumlah negara di dunia.

Total ekspor selama periode tersebut sebanyak 37.295 unit, dengan All New Ertiga sebagai produk utama sebesar 14.865 unit dalam bentuk CBU. Disusul oleh APV 3.740 unit dan All New Carry 906 unit.

Berdasarkan data total ekspor yang didapat dari PT Suzuki Indomobil Sales, CBU All New Ertiga berjumlah 12.945 unit, sedangkan yang diekspor secara CKD sebanyak 1.920 unit.

Produk lain penopang ekspor Suzuki Indonesia sepanjang periode itu yakni Karimun Wagon R yang mencatatkan angka positif 17.616 unit secara terurai.

Marketing Director 4Wheel PT SIS, Donny Saputra mengakui bahwa performa ekspor All New Carry memang belum maksimal mengingat produk ini baru resmi meluncur pada medio April lalu.

Baca juga:  Petinggi Dealer Suzuki Dengarkan 'Curhatan' Pelanggannya
Suzuki Indonesia menargetkan untuk mengekspor All New Carry ke 100 negara di dunia.

Disebutkannya, sejak April dirilis ke pasar Indonesia, pikap andalannya itu baru mulai dikirim ke 58 negara tujuan ekspor sebanyak 888 unit pada Juli 2019.

“Kita telah menargetkan untuk negara tujuan baru pada ekspor All New Carry sebanyak 42 negara, sehingga total ada 100. Itu memang target kami,” ucap Donny disela acara All New Ertiga Tripventure, Rabu lalu.

Seperti pernah dilontarkan sebelumnya oleh Deputy Managing Director 4W PT SIS, Setiawan Surya, kehadiran All New Carry diharapkan bisa meningkatkan penjualan pikap. Penjualan optimis 5.000 unit per bulan pun telah dicanangkan.

“Performa ekspor Carry pada 2018 mencapai 4.056 unit per tahun dalam bentuk CKD, dan untuk Carry terbaru ini kami targetkan bisa menggapai angka 7.500 unit,” pungkas Surya.

Meski begitu, penjualan domestik All New Carry masih mengalami pasang surut, di mana pada April tercatat 3.698 unit, Mei 4.678 unit, Juni 3.660 unit dan Juli sebanyak 4.889 unit. [dp/MTH]