Kinerja Ekspor Positif, Suzuki Didapuk Sebagai Eksportir Terbaik


DAPURPACU – PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) dinobatkan sebagai perusahaan dengan kinerja ekspor dan kepatuhan pengguna fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) terbaik dari Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai.

Penghargaan diterima langsung oleh Seiji Itayama, President Director PT SIM di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta Timur, bersamaan peringatan Hari Bea dan Cukai Nasional ke-73.

Dengan prestasi ini Suzuki didapuk sebagai perusahaan yang berkontribusi terhadap perekonomian bangsa, khususnya dalam ekspor otomotif.

Dalam keterangan resminya, Itayama mengatakan sebuah kehormatan bisa dinobatkan sebagai perusahaan yang memiliki kinerja ekspor dan kepatuhan pengguna fasilitas KITE terbaik.

“Hal tersebut menjadi bukti bahwa Suzuki merupakan salah satu perusahaan pengekspor produk otomotif terbesar di Indonesia,” tambah Itayama.

Tren positif sektor ekspor terus ditunjukkan oleh Suzuki pada tahun ini. Selama Januari-Agustus 2019, jumlah ekspor Suzuki meningkat sebesar 5,5% menjadi 43.729 unit dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Hasil ini didukung permintaan All New Ertiga dari pasar mancanegara yang meningkat hingga 104% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain peningkatan ekspor, penghargaan ini diraih berkat kepatuhan Suzuki terhadap peraturan terkait dengan bea dan cukai. Diraihnya penghargaan ini semakin mendorong Suzuki untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, khususnya di bidang ekspor dan impor.

“Kami berkomitmen untuk selalu patuh dan mendukung berbagai peraturan pemerintah dan menggunakan fasilitas yang tersedia di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai secara optimal,” tutup Itayama. [dp/MTH]