Mencoba ‘Empuknya’ Kawasaki W175TR Special Edition


DAPURPACU – PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menepati janjinya untuk mengadakan sesi test ride W175TR (SE) untuk awak media termasuk blogger dan vlogger pada hari rabu (11/12) kemarin. 

Berawal dari Clique Cafe, kegiatan test ride ini akan melalui jalan raya beraspal (on road) dan jalanan tidak beraspal (‘semi’ off road). Test ride kali ini terbagi menjadi 9 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 motor yang akan melakukan perjalanan sekitar 30 menit, dengan pengawalan danwal. Perjalanan melintasi jalan raya BSD City hingga Cisauk ini menempuh jarak sekitar 20 km (pulang-pergi).

Alasan mengapa Test Ride kali ini dilakukan di dua tempat adalah karena W175TR memiliki fungsi multi-purpose. “KMI ingin menonjolkan kemampuan multi purpose yang dimiliki oleh W175TR, untuk itu kami pilihkan dua tempat yang kami rasa mampu untuk menampilkan performa di jalan raya dan jalanan tidak beraspal pada motor ini.” Ucap Michael C. Tanadhi, Head Sales & Promotion Dept. KMI.

Firstime impression saat Dapurpacu mendapatkan kesempatan untuk menjajal kawasaki W175TR, pertama saat duduk, terasa Kawasaki W175TR ini lebih jangkung karena suspensi terlihat lebih tinggi. Namun memiliki bobot yang lebih ringan 5 kg dari W175 standar, bobot total hanya 121 kg.

Kawasaki W175TR memiliki tangki yang ramping, dan jok yang terasa lebih nyaman dan tidak terlalu lebar saat pertama di duduki.  Riding position terasa lebih tegak, karena W175TR memiliki handler lebih tinggi 30 mm dari handlerbar standar. Motor dengan style Scrambler di era 80an ini memiliki 4 pilihan warna, tapi di test ride kali ini PT KMI hanya menyediakan 3 pilihan warna, Ebony (hitam), Solar Yellow (kuning), Urban Olive Green (hijau) karena test ride kali ini menggunakan type Kawasaki W175TR (Special Edition), sedangkan pilihan warna putih hanya ada di tipe W175TR standar.

Test ride di jalanan beraspal cukup menarik, karena lalu lintas saat itu sudah mulai ramai, tapi dengan setang tinggi dan lebar, manuver untuk meliuk-liuk melewati kendaraan yang lebih lambat di depannya sangat cukup mudah. Proses penggantian gigi transmisi dengan 5-percepatan manual juga halus, dan motor ini memiliki tarikan yang kuat dan akselerasinya terasa mantap.

Saat Dapurpacu mencoba ‘membejek’ hingga kecepatan 100km/jam, motor ini masih mudah di kendalikan. Suspensi depan motor ini pun terbilang lembut, di jalan beraspal saat melalui ‘speed trap’ yang cukup banyak dan tinggi, W175TR ini masih terasa nyaman dan masih dapat di kontrol dengan baik.

Untuk jalanan tidak beraspal ‘semi off road’, kemampuan W175TR tidak jauh berbeda, walaupun melalui beberapa kali hentakan di jalanan yang tidak rata dan berkerikil, motor ini masih stabil dan dapat di kendalikan dengan baik, tidak lupa juga posisi duduk masih terasa nyaman dan empuk.

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), membandrol W175TR edisi standar dengan harga Rp. 29.900.000,-  sementara untuk W175TR SE  seharga Rp. 32.300.000,- [dp/BGS]