Isuzu Traga Mulai Diekspor ke Filipina | dapurpacu.id

Isuzu Traga Mulai Diekspor ke Filipina


DAPURPACU – PT Astra Isuzu Motor Indonesia (IAMI) memulai rangkaian ekspor pikap mediumnya, Traga ke Filipina dari pabrik Isuzu Karawang Plant, Kawasan Industri Suryacipta, Karawang, Kamis (12/12).

Total 6.000 unit Traga dengan setir kiri akan dikirim ke negara tersebut, dan menjadi produk ekspor perdana karya anak bangsa ke negara di ASEAN itu.

Presiden Direktur PT. Astra International, Prijono Sugiarto mengatakan ke 6.000 unit yang di ekspor ini menjadi produk pertama yang akan disusul unit-unit Traga lain di tahun-tahun mendatang.

“Pada saat World Premiere Isuzu Traga medio April 2018 lalu, kami berjanji akan mengekspor produk tersebut ke depannya, dan pada hari ini kami penuhi janji itu,” ujar Prijono, disela sambutannya Kamis (12/12).

Prijono mengaku bahwa ekspor 6.000 unit Traga hingga akhir 2020 masih tergolong sedikit. Namun mengingat (ekspor) ini menjadi yang pertama buat Traga, tentu ke depannya akan bertambah kuotanya seiring diperluasnya negara tujuan ekspor.

Baca juga:  Mitsubishi Xpander Cross Resmi Dipasarkan ke ASEAN

Bahkan dia meyaknini pada tiga tahun ke depan, Isuzu Indonesia telah mencanangkan untuk memperluas lagi cakupan negara tujuan ekspor bagi Traga hingga mencapai 20 negara.

“Tidak hanya di kawasan Asia Tenggara saja, kami juga menyasar negara-negara di Timur Tengah, Amerika Latin dan beberapa negara di Afrika,” tambah Prijono.

Salah satu faktor kemudahan bagi Isuzu Indonesia adalah adanya fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) dari Bea dan Cukai. Fasilitas ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai melalui Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat.

“Dengan menggunakan fasilitas ini, impor bahan baku yang diolah, dirakit, dipasang pada barang dan hasil produksinya akan diekspor, diberikan Pembebasan Bea masuk dan PPn Impor tidak dipungut,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden RI Joko Widodo telah memaklumat akan terus meningkatkan jumlah ekspor dalam lima tahun mendatang (2024) hingga mencapai satu juta unit.

Baca juga:  Mitsubishi Xpander Cross Resmi Dipasarkan ke ASEAN

Menurutnya dengan jumlah ekspor di sektor otomotif saat ini mencapai 300 ribu unit, tentunya harus terus dipacu untuk meningkatkan devisa negara.

Sebagai informasi, pabrik Isuzu Karawang Plant memiliki luas lahan 30 hektar dengan kapasitas regular 52.000 unit per tahun dan dapat dioptimalkan hingga menjadi 80.000 unit per tahun.

Saat ini, pabrik tersebut merakit kendaraan medium truck Isuzu Giga, light truck Isuzu Elf dan P series Isuzu Traga untuk pasar lokal maupun ekspor.

Isuzu Indonesia berharap ekspor ini dapat menjadi tonggak sejarah dan batu loncatan, serta pembuka jalan yang baik untuk Isuzu dan industri otomotif nasional. [dp/MTH]