Gandeng Grab, Tahapan Hyundai Garap Pasar EV Tanah Air | dapurpacu.id

Gandeng Grab, Tahapan Hyundai Garap Pasar EV Tanah Air


DAPURPACU – Ada berbagai cara dilakukan prinsipal otomotif untuk bermain di segmen kendaraan listrik (EV) di Indonesia, termasuk PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang memilih menggandeng operator jasa transportasi berbasis online.

Menjelang tutup tahun 2019, HMMI menggandeng Grab Indonesia untuk mengoperasikan Hyundai IONIQ Electric sebagai layanan mobilitas. Langkah ini juga sebagai upaya raksasa otomotif Korea Selatan ini untuk mengembangkan EV di Tanah Air.

Kehadiran Hyundai IONIQ Electric juga menandai awal perjalanan Hyundai dan Grab Indonesia untuk menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan di Indonesia. Pada tahap awal, Grab Indonesia akan mengoperasikan 20 unit Hyundai IONIQ Electric di wilayah Jakarta pada awal 2020.

Sebelumnya, Hyundai menyatakan komitmennya di depan Presiden Indonesia Joko Widodo untuk memperkuat sektor otomotif Indonesia melalui pengembangan pusat manufaktur ASEAN pertama di negara ini, serta menjajaki peluang memproduksi kendaraan listrik berbasis baterai.

Investasi dan pembangunan fasilitas tersebut akan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional dengan membuka lebih dari 23.000 lapangan kerja baru, baik secara langsung maupun tidak langsung, serta pusat penelitian dan pengembangan.

Kemitraan dengan Grab juga akan berkontribusi untuk memelihara ekosistem EV Indonesia, membangun lingkungan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kepemimpinannya dalam teknologi clean mobility.

Ekosistem EV yang mapan di negara ini nantinya akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor industri EV termasuk listrik, stasiun pengisian daya, baterai, suku cadang EV, bahan baku, dan lainnya.

Hyundai IONIQ Electric sendiri adalah generasi penerus kendaraan ramah lingkungan dari Hyundai yang memiliki kapasitas baterai 38,3 kWh dan dapat diisi ulang hingga 80 persen hanya dalam 57 menit dengan fast-charging (50-kW). Ketika baterai terisi penuh, Hyundai IONIQ Electric mampu menempuh jarak mengemudi hingga 373 km (berdasarkan NEDC).

“Kami berkomitmen untuk memimpin elektrifikasi di bawah Strategi 2025 dengan fokus pada penyajian produk dan layanan yang paling diinginkan oleh pelanggan. Kami merasa terhormat atas kemitraan dengan Grab ini, yang disertai dukungan dari pemerintah dalam merangkul masa depan mobilitas dengan kendaraan listrik.

Indonesia adalah pasar besar dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mempersiapkan negara ini dengan masa depan,” kata Yoon Seok Choi, Presiden Direktur PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan yang turut menyaksikan peresmian kerja sama HMMI dengan Grab, menyatakan bahwa yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah bagaimana meningkatkan efisiensi energi serta mewujudkan kualitas udara yang bersih, sesuai dengan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik.

“Kami mengapresiasi dukungan yang telah diberikan Hyundai dan Grab indonesia dalam memperkuat usaha kita demi keberlanjutan sumber daya, kelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi Tanah Air,” ujar Luhut.

Di sisi lain, Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia, menyebutkan Grab juga berkomitmen untuk selalu memberikan perbedaan yang berarti terhadap cara orang-orang bepergian, dengan cara membangun jaringan transportasi yang berkelanjutan bagi lingkungan.

“Kami sangat senang terhadap Hyundai yang memiliki kesamaan visi dan keinginan dengan kami untuk mengembangkan ekosistem EV dan mendefinisikan kembali pasar mobilitas masa depan, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh Asia Tenggara,” ungkapnya.

Adapun kemitraan dalam membentuk ekosistem EV di Asia Tenggara telah dimulai oleh Hyundai dan Grab sejak 2019 di Singapura, yaitu saat Hyundai mendistribusikan 200 unit KONA EV kepada Grab dalam menginisiasi pilot project-nya di negara tersebut.

Ke depan, Hyundai telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk lebih jauh lagi membangun ekosistem EV di Indonesia. Setelah melihat kemajuan Hyundai IONIQ Electric dengan Grab Indonesia, Hyundai juga akan menjual lini produk EV-nya kepada konsumen Tanah Air. [dp/TGH]