Hankook Tire Indonesia Bidik Dobel Digit Penjualan Tahun ini

Hankook Tire Indonesia resmi menggelontorkan produk baru Ventus Prime3.

DAPURPACU – PT Hankook Tire Sales Indonesia baru saja menggelar National Distributor Conference di Nusa Dua, Bali, 9-11 Januari lalu. Pada agenda tahunan itu, Hankook mengundang seluruh distributor resmi ban Hankook.

Di acara itu, pabrikan ban asal Korea Selatan ini memaparkan rencana bisnis perusahaan di tahun 2020, serta kilas balik kinerja perusahaan di tahun 2019.

Dalam kesempatan itu juga, Hankook memperkenalkan jajaran manajemen baru yang akan memimpin bisnis Hankook di kawasan Asia Pasifik, Afrika, dan Timur Tengah (APAM), yakni APAM Vice President Jeong Soo Kang.

Sementara untuk pemasaran ban Hankook di Indonesia akan dipimpin oleh President Director Hankook Tire Sales Indonesia, Yoonsoo Shin. Dia menjelaskan akan memperkuat komitmen untuk memenuhi permintaan pasar domestik di Indonesia.

President Director Hankook Tire Sales Indonesia, Yoonsoo Shin.

Dan tahun ini, lanjutnya, Hankook akan menargetkan porsi persentase penjualan domestik menjadi dobel digit dari keseluruhan pangsa penjualan. Target ini meningkat di mana tahun lalu sebanyak 8% tersalur untuk pasar domestik.

“Tahun lalu, Hankook Tire Indonesia mampu mencapai peningkatan secara kualitatif berkat kepercayaan dan minat para pelanggan,” klaim Yoonsoo, dalam siaran resminya, Selasa (14/1) lalu.

Yoonsoo mengatakan untuk menggapai ambisi tersebut pihaknya bakal melakoni tiga langkah utama demi tercapainya target. Dari ketiga langkah tersebut diharapkan produk Hankook tak hanya dikenal di kota-kota besar saja, namun hingga daerah lebih kecil.

“Pertama pemilihan fokus produk pada segmen ban high-inch, kedua perluasan jaringan distributor retail, dan ketiga, peluncuran produk baru khusus diperuntukkan untuk kendaraan SUV,” tambah Yoonsoo.

Sepanjang 2019, penjualan Hankook di pasar domestik meningkat lebih dari 20% secara kualitatif (pendapatan), dibanding tahun sebelumnya. Padahal, dari data disebutkan ada kelesuan pada daya beli yang dikarenakan harga pasaran mobil yang cukup tinggi.

Terkait peningkatan target domestik berkaca dari kinerja positif tahun lalu serta pergerakan industri ban nasional. Pada 2019, industri ban disebut-sebut mengalami stagnasi penjualan, khususnya di pasar domestik yang berimbas dari penjualan industri otomotif.

Menurut Gaikindo, penjualan wholesales mobil per November 2019 hanya mencapai 940.362 unit, cukup jauh mengejar penjualan wholesales sepanjang 2018 yang menggapai 1.151.308 unit.

Namun, kondisi di atas tidak terlalu berpengaruh bagi Hankook yang mengandalkan lini replacement equipment atau komponen pengganti di Indonesia, khususnya pada konsumen retail. [dp/MTH]