Evaluasi Nataru, Pengguna Jalan Tol Meningkat | dapurpacu.id

Evaluasi Nataru, Pengguna Jalan Tol Meningkat


DAPURPACU – Kementerian Perhubungan melaporkan bahwa terjadi peningkatan tipis kendaraan yang melewati jalan tol pada masa Nataru lalu. Di balik itu, justru penurunan terjadi pada jumlah pengguna angkutan umum selama periode tersebut.

Disebutkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa jumlah penumpang angkutan umum pada masa angkutan natal dan tahun baru mengalami penurunan 0,38% atau 18,19 juta penumpang dibandingkan tahun lalu yang mencapai 18,26 juta orang.

Selanjutnya Menhub Budi menjelaskan bahwa pada tahun ini tercatat kendaraan yang melalui jalan tol meningkat sebesar 5,09% dari tahun sebelumnya.

Dia menuturkan realisasi pergerakan kendaraan jalan tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, Merak pada periode itu sebanyak 4,34 juta kendaraan.

“Jumlah ini naik 5,09% dari yang sebelumnya 4,13 juta kendaraan,” jelasnya disela Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI terkait Evaluasi Penanganan Sarana & Prasarana Transportasi dalam rangka Perayaan Natal 2019 & Tahun Baru 2020, Selasa (28/1) lalu.

Baca juga:  Seberapa Penting Teknologi Turbocharge di Perkotaan

Untuk rute pergerakan kendaraan pribadi pada masa angkutan Nataru 2019/2020 kemarin paling banyak didominasi oleh masyarakat yang mengarah ke lintas utara Jawa sebesar 68,9% menuju Semarang-Solo-Jawa Timur maupun ke Yogyakarta.

Kemudian, proporsi kendaraan yang mengarah ke Cikampek-Cipularang-Bandung-Tasikmalaya sebesar 9,3%. Sedangkan kendaraan yang mengarah ke Merak sebesar 7,3%, dan kendaraan yang mengarah ke Bogor-Ciawi-Sukabumi sebesar 14,3%.

Terkait evaluasi di tahun mendatang, Menhub Budi bakal mengambil langkah-langkah ‘tertib’ terkait pelayanan angkutan jalan. Disinggung pula soal peningkatan jumlah kendaraan program mudik gratis.

Di 2019, program itu menampung total 2.210 penumpang dengan tujuan Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Boyolali, Surabaya dan Malang. Realisasi mudik gratis ini mencapai 99% atau 2.100 penumpang.

“Program mudik ini sangat diminati dan yang akan datang pada saat Lebaran kita akan tingkatkan secara masif, karena ini adalah suatu spirit agar angkutan massal kita lebih masif,” tutup Menhub Budi. [dp/MTH]