Hyundai Bakal Jadi Pemasok Kendaraan Listrik terbesar di Eropa | dapurpacu.id

Hyundai Bakal Jadi Pemasok Kendaraan Listrik terbesar di Eropa


DAPURPACU – Perkembangan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di dunia kian memanas, seiring terus bermunculannya lini produk tersebut dari setiap pabrikan. Tak terkecuali bagi Hyundai.

Pertumbuhan produk EV Hyundai pun tergolong masif di dunia, khususnya di Dunia Biru. Karena itulah, Hyundai bertekad untuk meningkatkan lagi performanya di kawasan itu dengan Kona Electric.

Proses tersebut diwujudkan dengan mengurangi waktu pengiriman unit itu, dengan akan dimulainya produksi Kona Electric di Republik Ceko pada Maret tahun ini. Sebagai pendukung, Hyundai juga bakal meningkatkan pasokan dari pabrik Ulsan di korea Selatan.

“Kami mendengarkan konsumen kami dan telah membuat keputusan ini untuk memenuhi meningkatnya permintaan kendaraan listrik di sana,” kata ‘bos’ Hyundai Motor Europe, Dong Woo Choi.

Pihak Hyundai mengklaim dengan memproduksi lebih banyak Kona untuk pasar Eropa tak perlu dibatantah lagi, mengingat tingginya permintaan crossover bermesin listrik ini telah melampaui harapan sejak debutnya pada 2018.

Di tahun ini, pabrikan mobil asal Korea tersebut berencana untuk menyediakan lebih dari 80 ribu unit kendaraan tanpa emisi kepada konsumennya di Eropa, diantaranya Kona EV, Ioniq EV dan kendaraan fuel cell, Nexo.

Dengan langkah ini Hyundai berharap menjadi pemasok kendaraan tanpa emisi terbesar di kawasan itu dalam 12 bulan ke depan.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat peduli pada efek pada kendaraan pilihan mereka, kami pun melihat potensi yang besar untuk EV di pasar Eropa. Ini mencerminkan pola pikir progresif kami dan akan memperkuat posisi kami sebagai pemimpin dalam mobilitas masa depan,” tambah Woo Choi.

Hyundai Kona EV digembar-gemborkan sebagai model pertama yang bakal dipasarkan di Eropa. Dikatakan bahwa Kona menjadi SUV paling populer di kawasan tersebut, dipadukan dengan jarak tempuh yang jauh.

Crossover Hyundai bermesin listrik ini menawarkan dua opsi baterai, paket standar 39 kWh dan yang lebih besar 64 kWh, dengan jarak tempuh hingga 289 km dan 449 km.

Fitur lainnya meliputi sistem pengisian yang banyak di pasar Eropa (3-phase), fitur konektivitas Hyundai Bluelink terbaru, dan sistem navigasi terkini dengan layar 10,25 inci. [dp/MTH]