DAM Ajak Pengguna Honda CRF150L Terabas Wilayah Sukabumi | dapurpacu.id

DAM Ajak Pengguna Honda CRF150L Terabas Wilayah Sukabumi


DAPURPACU – Sebanyak 50 bikers pengguna Honda CRF150L dari Komunitas CRF Sukabumi turut berpartisipasi dalam acara Bikers Adventure Camp & Workshop Jurnalistik, yang digagas penuh oleh PT Daya Adicipta Motora (DAM), distributor utama sepeda motor Honda di Jawa Barat.

Kegiatan ini sendiri digelar pada akhir pekan lalu (1-2/2) di Lebak Siuh Doser, Sukabumi. Acara diawali dengan fun riding adventure dari Villa Arraya menuju Lebak Siuh Doser dengan jarak tempuh 72 km.

Sebelumnya, seluruh peserta mendapatkan pembekalan safety riding dari tim instruktur DAM sekaligus mengkampanyekan keselamatan berkendara #Cari_Aman.

Sementara rute turing yang diberikan bervariasi mulai dari jalan aspal, berbatuan, penuh kerikil, tanah, dan melintasi lumpur.

“Melalui acara ini, mereka bisa berkumpul dan merasakan keseruan bersama pengguna sepeda motor Honda lainnya melalu sebuah even yang kami kemas dengan menarik,” ujar General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Lerri Gunawan.

Baca juga:  All New BeAT CBS Didaulat Jadi yang Terlaris di Jabar

“Para pecinta motor on – off sejati ini dapat berpetualang menaklukan tantangan disegala medan yang telah disajikan,” ujar Lerri.

Setiba di lokasi, seluruh peserta diajak untuk mengikuti berbagai workshop seperti sharing discuss tentang manajemen klub, workshop digital & jurnalistik, serta sharing pembuatan video menggunakan smartphone.

Selain itu, untuk membangun kebersamaan antar pengguna sepeda motor Honda digelar pula games menarik, outbound dan team building. Kegiatan selama dua hari itu cukup membangun rasa kesolidan antar pengguna CRF150L.

“Diharapkan agar seluruh anggota komunitas dapat mengerti tentang peraturan-peraturan, program kerja, struktur organisasi yang ditetapkan oleh klub tersebut,” imbuh Lerri.

“Selain itu, workshop digital dan jurnalistik untuk meningkatkan kompetensi member komunitas yang memiliki minat pada dunia digital dan jurnalistik,” pungkasnya. [dp/MTH]