Penjualan Turun, Suzuki Tetap Optimis Pasar Bakal Pulih Tahun ini | dapurpacu.id

Penjualan Turun, Suzuki Tetap Optimis Pasar Bakal Pulih Tahun ini

Penjualan Carry Pick Up masih merajai penjualan Suzuki di 2019.

DAPURPACU – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan penurunan penjualan ritel sepanjang 2019 bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 102.865 unit.

Dengan hasil ini, penjualan lini kendaraan roda empat Suzuki mengalami penurunan 11,8% dibandingkan di 2018 sebesar 116.688 unit. Meski begitu, pencapaian pangsa pasar Suzuki tergapai 10%.

Pencapaian Suzuki di sepanjang 2019 sedikit melebihi penurunan pasar otomotif secara nasional yang berkisar 11%. Meski begitu, Suzuki masih punya ‘jagoan’ yang terus merajai segmennya.

Adalah Carry Pick Up, yang masih mendominasi segmen low pick up di Indonesia dengan perolehan pangsa pasar sebesar 56,8%.

Seiji Itayama, Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Sales.

Di sisi lain, Seiji Itayama, Presiden Direktur PT SIS mengaku bahwa kontribusi terbesar penjualan Suzuki sepanjang tahun lalu dikontribusikan dari produk dalam negeri, hingga mencapai 87,1%.

“New Carry Pick Up merajai penjualan yang meraih 54.943 unit, diikuti All New Ertiga sebanyak 26.377 unit,” ujar Itayama, disela media gathering di Jakarta.

Baca juga:  Inilah Pemenang GSX Series Digital Modifikasi Periode 2

Untuk tahun ini, PT SIS disebutkan tidak ingin sesumbar untuk menargetkan setinggi langit, mengingat prediksi pasar di 2020 masih stagnan dikarenakan berbagai faktor.

Untuk itu, sejumlah strategi telah disiapkan oleh Suzuki untuk meningkatkan performanya di industri otomotif Indonesia. Target penjualan pun tidak dilepas ‘muluk-muluk’.

“Untuk tahun ini kami menargetkan peningkatan angka market share tumbuh 2 persen dari 2019 lalu, menjadi 12 persen,” kata Marketing Director PT SIS, Donny Saputra, ditempat yang sama.

Donny pun mengklaim peningkatan angka tersebut dipandang cukup optimis mengingat di 2020 akan mengalami tren yang positif, dibandingkan kondisi pada semester pertama 2019 .

“Kami lihat di semester 2 dan 3 tahun lalu, pasar sudah mulai tumbuh. Kondisi pasar juga mulai membaik. Maka kami optimis pasar juga akan meningkat di 2020,” ujar Donny. [dp/MTH]