Didera Penurunan Pasar Otomotif, MUF Targetkan Pembiayaan Rp8,8 Triliun | dapurpacu.id

Didera Penurunan Pasar Otomotif, MUF Targetkan Pembiayaan Rp8,8 Triliun


DAPURPACU – Pasar otomotif di 2019 memang mengalami penurunan 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna, PT Mandiri Utama Finance (MUF) mampu membukukan angka positif.

Sepanjang tahun lalu MUF berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp8,123 triliun, atau naik 11,3 persen dibandingkan pada 2018 yang menggapai Rp7,298 triliun.

Jumlah ini dikatakan oleh Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama MUF disela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Stanley menyebutkan dengan melihat pencapaian itu pihaknya menargetkan lebih tinggi di tahun ini.

“Dengan hasil yang kami capai di tahun lalu kami optimis bisa menyalurkan pembiayaan sebesar Rp8,8 triliun,” ucap Stanley di Jakarta, Senin (17/2) lalu.

Dia memaparkan bahwa dari jumlah itu komposisi target diyakininya masih didominasi pembiayaan motor dan mobil baru. Hal ini diyakininya karena strategi agen pemegang merek bakal terus menggeontorkan model-model baru di tahun ini.

Stanley mengklaim dominasi pembelian mobil secara kredit masih mendominasi hingga sebesar 80 persen, dan kondisi ini diyakininya masih bakal terjadi.

“Jadi itulah potensinya. Pembelian kendaraan bermotor khususnya mobil secara kredit saya yakin masih tinggi di tahun ini, bercermin dari 2019 lalu,” kata dia.

Selain itu, kualitas portfolio MUF juga masuk kategori sehat karena Non Performance Financing (NPF) berada di angka 0,53 persen atau membaik 0,56 persen dibanding 2018 yang mencapai 1,09 persen.

“Di akhir 2019, MUF berhasil mencapai laba bersih (NPAT audited) sebesar Rp51,78 miliar, atau meningkat 5,9 kali dari pencapaian pada 2018,” imbuh Stanley.

Saat ini MUF memiliki jaringan sebanyak 109 kantor termasuk cabang Aceh yang sudah memiliki izin Kantor Cabang Unit Syariah (KCUS) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengikuti Qanun Aceh No. 11 Tahun 2018 yang menerapkan prinsip syariah untuk seluruh transaksi keuangan.

Hal itu dimungkinkan karena MUF sudah memiliki izin Unit Usaha Syariah (UUS) dari OJK dengan total KCUS sebanyak 22 kantor di tahun 2020. [dp/MTH]