Upaya Toyota Pacu Potensi Atlet Muda Potensial | dapurpacu.id

Upaya Toyota Pacu Potensi Atlet Muda Potensial


DAPURPACU – Toyota telah memilih 20 atlet muda potensial di Tanah Air, yang nantinya berkesempatan mendapatkan bantuan pengembangan prestasi di cabang olahraganya masing-masing.

Seluruh atlet ini telah melalui serangkaian tahapan seleksi dalam program athlete scouting bertajuk Satukan Bakat Negeri Kita (SATRIA). Proses seleksi dan pembinaan atlet dilakukan oleh tiga orang mentor.

Mereka adalah mantan perenang Richard Sambera, tokoh penting dalam olahraga disabilitas di Indonesia Dr. Nino Susanto, dan wartawan olahraga senior Eko Widodo.

20 atlet ini berasal yang cabang olahraga berbeda, seperti atletik, angkat besi, balap sepeda nomor MTB, selancar, renang, taekwondo, judo, serta juga terpilih dari atlet paralimpik untuk olahraga bidang atletik, renang, boccia, dan tenis meja.

Nantinya, selama 1 tahun Toyota bakal memberikan dukungan sesuai kebutuhan masing-masing atlet, khususnya dalam pengembangan skill untuk mengikuti turnamen/kejuaraan di tingkat nasional ataupun internasional, training, alat-alat olahraga, maupun program mentoring & coaching.

Baca juga:  Toyota Hadirkan Layanan Konsultasi Tanpa Perlu ke Bengkel

Tak hanya itu, kelak bakal dipilih enam orang di antaranya yang akan berkesempatan berkunjung ke Olympic Games & Paralympic Games Tokyo 2020, even olahraga internasional 4 tahunan itu.

Tujuannya untuk menambah wawasan para atlet muda tersebut, serta diharapkan dapat memberikan motivasi dan menginspirasi mereka untuk dapat mewujudkan impiannya menjadi wakil Indonesia di ajang itu di masa depan.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, menyebutkan Toyota tidak hanya berkomitmen pada pengembangan industri otomotif nasional, tapi juga pada pengembangan masyarakat Indonesia.

“Kami berharap para atlet ini mempunyai semangat “Start Your Impossible” yang memacu mereka agar tidak pernah menyerah dalam menghadapi tantangan untuk dapat mencapai cita-citanya sebagai juara,” pungkas Henry. [dp/MTH]