Isuzu Mengklaim Siap Hadapi EURO 4 | dapurpacu.id

Isuzu Mengklaim Siap Hadapi EURO 4


DAPURPACU – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengaku siap melakoni regulasi terbaru pemerintah tentang pemberlakukan Euro 4 pada 2021 mendatang. Dengan begitu, lini produk Isuzu bakal lebih ramah untuk ke depannya.

Meski harus ‘mempensiunkan’ salah satu produk MPV andalannya, Panther, setidaknya lini produk niaga Isuzu telah siap menghadapi tantangan regulasi tersebut, dari yang semula hanya Euro 2 melonjak menjadi Euro 4.

Ernando Demily, President Director IAMI mengatakan dengan dicanangkannya standarisasi emisi Euro4 tahun depan, pihaknya segera mengaplikasikan teknologi commonrail untuk model yang dipasarkan di Tanah Air.

Melalui kampanye #EURO4READY, lanjutnya, inilah bentuk keseriusan Isuzu Indonesia menyambut teknologi tersebut. Selain produk, pihaknya juga bakal melakukan inovasi di sektor pelayanan aftersales yang mengacu pada regulasi pemerintah.

“Kami senang mendengar implementasi dari kebijakan Euro4 karena kami harus sama-sama mendukung kemajuan negara Indonesia. Isuzu sudah sangat siap menghadapi regulasi itu,” ucap Ernando, saat dimulainya pameran GIICOMVEC 2020, Kamis lalu.

Dia mengklaim, sejatinya, Isuzu telah mengaplikasikan mesin jenis commonrail tersebut sejak 2011 pada Isuzu Giga. Selai itu, lanjutnya, mekanik Isuzu Indonesia sudah terbiasa menangani teknologi commonrail.

“Tidak ada keterkejutan saat nantinya Euro4 menjadi standar baru di Tanah Air. Sejauh ini, beberapa negara di Asia Tenggara sudah mengimplementasikan teknologi ini,” tambahnya.

Ernando meyakini saat regulasi ini diterapkan ada dampak untuk para pengusaha, terutama untuk bisnis logistik di mana biayanya juga akan meningkat. Yang pasti, imbuhnya, 128 bengkel resmi dan authorized workshop siap melayani kebutuhan konsumen.

“Kami akan menyediakan produk sesuai kebutuhan. Produk Isuzu dikenal dengan mesin yang irit dan bandel. Pada saat EURO4 diimplementasikan, seluruh jaringan aftersales kami akan siap menangani kendaraan berbasis tekonologi tersebut,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selain bengkel resmi dan authorized workshop, Isuzu Indonesia juga memiliki 117 outlet dengan 24 outlet satelit. Sementara dari spareparts, Isuzu juga memiliki 2.403 parts shop yang berada di 355 kota.

Berkat semua itu, ditambah kemampuan mekanik yang handal, Ernando yakin mampu menyongsong Euro4 tanpa rasa khawatir. Hal itu dibuktikan di ajang ‘adu’ skill mekanik di tingkat internasional.

“Kemenangan tim mekanik Isuzu Indonesia membuktikan bahwa kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam hal layanan purnajual yang didukung mekanik-mekanik andal,” pungkas Ernando. [dp/MTH]