Milad ke-16, Adira Insurance Syariah Gelar Talkshow Keuangan Syariah | dapurpacu.id

Milad ke-16, Adira Insurance Syariah Gelar Talkshow Keuangan Syariah


DAPURPACU – Memperingati 16 tahun pembentukan Unit Usaha Syariah PT Asuransi Adira Dinamika Tbk, Adira Insurance Syariah menggelar talkshow bertajuk Sinergi Industri Keuangan dan Ekonomi Syariah. Acara sendiri digelar di JS Luwansa Ballroom Jakarta (5/3).

“Saat ini kami menjadi penyedia produk asuransi perjalanan syariah dengan sistem yang telah terintegrasi dengan Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) milik Kementerian Agama,” Julian Noor, Direktur Utama PT Asuransi Adira Dinamika Tbk.

“Acara ini sebagai bentuk syukur perusahaan atas berkembangnya Adira Insurance Syariah, dan bisa diterima oleh para pelanggan kami,” tambahnya.

Secara khusus, pembahasan yang dipaparkan adalah peran takaful terhadap industri keuangan dan ekonomi syariah. Takaful adalah usaha saling tolong-menolong (ta’awun) dan melindungi (takaful) di antara para peserta asuransi melalui pembentukan kumpulan dana (Dana Tabarru’) yang dikelola sesuai prinsip syariah untuk menghadapi risiko tertentu.

Auralusia Rimadiana, Chief Marketing Officer Adira Insurance Syariah, menambahkan dengan akad takaful, Adira Insurance Syariah memberikan perlindungan dari segala risiko dengan berbagai produk sesuai kebutuhan Pelanggan.

“Kebutuhan tersebut seperti asuransi kredit, asuransi properti, asuransi perjalanan, asuransi kecelakaan, dan lain-lainnya,” imbuh Ima.

Berbagai narasumber turut pula memberikan pemaparanya terkait tema yang diusung, seperti dari Prof. Dr. KH. M. Amin Suma, SH, MA, MM yang memaparkan peran dan dukungan Dewan Syariah Nasional terhadap ekonomi dan keuangan syariah.

Sementara pembicara lainnya yaitu Dr. Imam Teguh Saptono memaparkan mengenai prospek ekonomi syariah. Tema-tema tersebut saling bersinergi untuk memajukan perekonomian berbasis syariah.

“Harapannya dengan adanya talkshow ini akan menjelaskan pentingnya adanya kolaborasi antar lembaga untuk membangkitkan industri keuangan dan ekonomi syariah,” ucap Ima.

“Sehingga dapat mendukung Masterplan Ekonomi Syariah 2019-2024 yang mencakup empat langkah strategis untuk mengembangkan ekonomi syariah,” tutup Ima. [dp/MTH]