Gandeng Kadin Jabar, Shell Tambah SPBU di Tanah Pasundan | dapurpacu.id

Gandeng Kadin Jabar, Shell Tambah SPBU di Tanah Pasundan


DAPURPACU – Shell Indonesia terus memperluas jaringan SPBUnya melalui kemitraan dengan pengusaha-pengusaha lokal. Kali ini, dengan menggandeng Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Provinsi Jawa Barat, Shell resmi mengoperasikan SPBU terbarunya di area tersebut.

Ingrid Siburian, Vice President Retail Network Shell Indonesia mengatakan melalui kerja sama ini diharapkan dapat turut mengambil bagian dalam mendorong investasi di wilayah Jawa Barat.

“Terpenting adalah memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat akan bahan bakar berkualitas, seiring bertumbuhnya jumlah kendaraan bermotor di Jawa Barat,” ujar Ingrid, dalam siaran resminya Rabu (11/3).

Sebelumnya, Shell Indonesia juga telah bekerja sama dengan Kadin Provinsi Banten untuk mengembangkan bisnis di sektor SPBU Shell di wilayah itu.

Sebagai informasi, data BPS mencatat Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang mengalami pertumbuhan ekonomi secara positif. Kuartal III 2019, ekonomi Jawa Barat tercatat tumbuh 5,14% (year-on-year), di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Diperkirakan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat akan terus meningkat seiring dengan semakin tingginya investasi yang masuk ke Jawa Barat. Meski begitu, Pemerintah Jawa Barat terus menggenjot investasi untuk dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya.

Selain itu, kehadiran empat ruas jalan tol yang menjadi akses Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Jabar, Majalengka, Sukabumi dan Tasikmalaya diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.

Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Tatan Pria Sudjana, mengakui kunci dalam mengembangkan perekonomian di Jawa Barat adalah inovasi dan kolaborasi. Oleh karena itu, lanjut Tatan, pihaknya menyambut baik kerja sama antara Kadin dengan Shell Indonesia.

“Kami mendorong para anggota KADIN untuk memperluas bidang usahanya, salah satunya dengan pengembangan bisnis SPBU Shell di Provinsi Jawa Barat untuk ikut serta mendukung pemenuhan kebutuhan akan bahan bakar di provinsi ini,” kata Tatan disela peresmian beberapa waktu lalu.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan multiplier effect yang positif, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Tatan menambahkan bahwa dalam pembangunan perekonomian, sarana transportasi merupakan bagian integral yang tidak dipisahkan dan penyediaan bahan bakar penting untuk menunjang mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Ingrid menuturkan, melalui kerja sama ini, Shell menawarkan kepada anggota Kadin Jawa Barat untuk mengembangkan bisnis SPBU Shell dengan skema kemitraan Dealer Owned Dealer Operated (DODO).

Skema ini menawarkan mitra menjadi pemilik aset, membangun dan mengoperasikan SPBU dengan standar pelayanan Shell. Selain itu, kepada mitra DODO, Shell juga memberikan dukungan berupa pengembangan SDM melalui pelatihan dan pembinaan dalam bidang keselamatan, operasional, serta organisasional guna memastikan bisnis berjalan secara optimal.

“Kami juga memberikan bantuan promosi berskala lokal dan nasional kepada mitra SPBU. Diharapkan kemitraan ini dapat membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar,” pungkas Ingrid.

Adapun syarat untuk menjadi mitra SPBU Shell adalah memiliki lahan minimal seluas 1.000 m² dengan lebar 25 m, dan telah memiliki badan usaha berbentuk perusahaan terbuka. Skema kemitraan yang ditawarkan oleh Shell bersifat mudah, transparan, fleksibel dan terencana.

Hingga kini, Shell telah memiliki 111 SPBU yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera Utara. Sementara untuk wilayah Jawa Barat, total SPBU Shell hingga kini jumlahnya 22 SPBU yang tersebar di Bandung, Bogor, Depok, Bekasi, Cikampek, Cirebon, dan Kawarang.

Jumlah ini diklaim akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya permintaan bahan bakar berkualitas di Jawa Barat. [dp/MTH]