Seberapa Penting Teknologi Turbocharge di Perkotaan | dapurpacu.id

Seberapa Penting Teknologi Turbocharge di Perkotaan


DAPURPACU – Tak bisa dipungkiri, pergerakan masyarakat di perkotaan cukup cepat dalam beraktivitas. Karena itu dibutuhkan kendaraan yang mumpuni untuk menunjang aktivitasnya sehari-hari.

Tak hanya sekadar kendaraan dengan kondisi ‘sehat’ saja, melainkan performa mumpuni yang disematkan juga lah mampu menjembatani, salah satunya dari teknologi turbo yang mulai banyak tersedia di mobil-mobil saat ini.

DFSK pun sadar akan hal itu, dengan ‘mengutus’ Glory 560 yang menawarkan teknologi tersebut penunjang performa mesinnya. Pihak DFSK berkeyakinan di era modern seperti saat ini, dibutuhkan kendaraan yang gesit, bertenaga, namun tetap ekonomis.

PR & Digital Manager PT Sokonindo Automobile, Arviane D. Bahar mengklaim Glory 560 dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen berjiwa aktif berpetualang, sehingga dibutuhkan sebuah kendaraan yang bertenaga, lincah, namun tetap mengedepankan efisiensi bahan bakar.

“Kami merasa DFSK Glory 560 bisa menjadi pilihan bagi kaum urban perkotaan yang membutuhkan solusi mobilitas kesehariannya,” ungkap Arvianne.

Semua keunggulan yang ditawarkan itu tidak terlepas dari penggunaan mesin Turbocharged 1.5L bertenaga 148 hp dengan torsi 230 Nm direntang putaran 1800-4000 rpm, yang disalurkan ke roda depan melalui transmisi 6-percepatan manual atau Continuously Variable Transmission (CVT).

Dengan kombinasi tenaga berlimpah dan transmisi yang ditawarkan membuat saluran tenaga ke roda semakin efisien dan nyaman untuk dikendarai di berbagai kondisi jalanan di perkotaan.

Setara Mesin 2.000 cc

Performa mesin 1.500 cc Turbocharge pada Glory 560 diklaim setara mesin 2.000 cc konvensional.

Meski mesin yang ditawarkan berkubikasi 1.5L, namun tenaga serta sensasi berkendara yang ditawarkan layaknya mesin 2.0L, dan konsumsi bahan bakarnya tetap seperti mesin 1.5L.

“Teknologi turbocharged yang disematkan pada Glory 560 bukan sekadar untuk meningkatkan performa mesin layaknya mobil balap,” kata Technical Training & Service Manager PT Sokonindo Automobile, Sugiarto.

“Komponen itu kini ditransformasikan untuk mengoptimalisasikan tenaga, sehingga sangat cocok untuk digunakan kaum urban di area perkotaan dengan karakteristik jalanan stop and go,” tambahnya.

Kemudian soal efisiensi, berdasarkan uji coba Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dididapatkan hasil konsumsi bahan bakar Glory 560 mencapai 12,66 liter/km dengan metode ECE101. [dp/MTH]