PSBB Diperluas, Puluhan Outlet Daihatsu Ditutup | dapurpacu.id

PSBB Diperluas, Puluhan Outlet Daihatsu Ditutup


DAPURPACU – Seiring kian meluasnya peraturan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Daihatsu akhirnya patuh untuk mengikuti kebijakan itu dengan menghentikan sementara beberapa layanannya.

Setelah Ibu kota Jakarta yang dimulai sejak 10 April lalu, disusul wilayah lainnya yang juga menerapkan kebijakan tersebut, diantaranya kabupaten/kota di Jawa Barat, Tangerang, hingga Riau.

Adapun kelima wilayah tersebut telah memulai PSBB pada 15 April lalu. Melihat hal ini Daihatsu memutuskan untuk memperpanjang periode pemberhentian produksi sementara di pabriknya.

Sebelumnya, Daihatsu berencana bakal mengaktifkan lagi produksi pabrik tepat di hari ini, Jumat (17/4). Namun melihat kondisi, penghentian produksi di pabrik akhirnya diperpanjang sampai 24 April 2020.

Aktivitas di pabrik Daihatsu dihentikan sementara.

Selain itu, Daihatsu juga menghentikan sementara layanan operasional seluruh outlet di beberapa area, meliputi layanan showroom dan bengkel di lima wilayah penerapan PSBB.

Pemberhentian layanan sementara ini meliputi area sebagai berikut :
– DKI Jakarta (34 Outlet) : Mulai 10 April 2020
– Kota Depok, Kota/Kab. Bogor, Kota/Kab. Bekasi (17 Outlet) : Mulai 15 April 2020
– Kota dan Kab. Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (13 Outlet) : Mulai 18 April 2020
– Kota Pekanbaru (4 Outlet) : Mulai 17 April 2020

Baca juga:  Suzuki Gelar Kampanye Usir Bosan Masyarakat Selama PSBB

Keputusan Daihatsu tersebut sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona, serta demi menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan, pelanggan serta stakeholders lainnya.

Meski demikian, Daihatsu mengklaim pelayanan kepada konsumen tetap diberikan yang dapat diakses via online melalui website www.astra-daihatsu.id dan aplikasi Astra Daihatsu Mobile.

Supranoto, Chief Executive PT Astra International, Tbk – Daihatsu Sales Operation mengatakan, Daihatsu dan seluruh pihak terus mendukung pemerintah dalam memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19.

“Kami mohon pengertian pelanggan atas kebijakan pemberhentian layanan sementara ini. Semoga wabah ini dapat segera berlalu dan kita dapat segera beraktivitas normal kembali,” pungkasnya. [dp/MTH]