RS Pertamina Jaya Layani Drive Thru Swab Test Berbiaya Standar | dapurpacu.id

RS Pertamina Jaya Layani Drive Thru Swab Test Berbiaya Standar


DAPURPACU – Sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, Rumah Sakit Pertamina Jaya melakukan pendeteksian pasien Covid-19 melalui alat tes PCR (Polymerase Chain Reaction).

Didukung laboratorium yang canggih, rumah sakit yang berlokasi di Jakarta Selatan tersebut diklaim mampu melakukan pengetesan hingga 1.400 sampel setiap harinya.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, penyediaan lab canggih disertai peralatan tes yang mutakhir sejalan dengan posisi RS Pertamina Jaya sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.

“Dukungan peralatan yang memadai diharapkan bisa mendukung upaya Pemerintah melakukan rapid test secara cepat dan akurat sehingga bisa memetakan dan mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Fajriyah, dalam siaran resminya, Rabu (6/5).

Fajriyah menambahkan, berbagai peralatan tes PCR yang tersedia diantaranya Verecrop dan LightCycler 480, serta alat ekstraksi Magna Pure 98 dan Cobas 6800 yang bekerja secara semi otomatis.

Alat ini mampu mendeteksi sampel secara cepat dan akurat dengan kapasitas per harinya bisa mencapai 1.400 sampel. Tak hanya itu, RS Pertamina Jaya juga memiliki fasilitas drive thru swab test untuk masyarakat umum di halaman parkir RSPJ.

Baca juga:  Program Pertamina ini Diperpanjang Hingga Tahun Depan

Direktur Keuangan Pertamedika IHC, Catur Dermawan menjelaskan drive thru swab test ini dilakukan dari hari Senin sampai Jumat pukul 09.00 hingga pukul 14.00 WIB.

Saat pemeriksaan, pasian tetap di dalam mobil dan petugas kesehatan akan melakukan mengecekan dari luar kendaraan. Pendaftaran dan penjadwalan dilakukan secara online melalui nomor whatsapp 082111365121.

Terkait biaya yang ditetapkan cukup kompetitif dengan RS lainnya. Ketika dibuka hari pertama swab test pada 4 Mei lalu, tercatat sudah ada 33 orang yang telah menjalankan tes mandiri itu.

“RSPJ menyiapkan swab test untuk masyarakat umum yang ingin memeriksakan secara mandiri dan hasilnya dapat diketahui pada H+1 yang disampaikan melalui WA atau email,” pungkas Catur. [dp/MTH]