Pameran IIMS Tahun ini Resmi Ditiadakan, Berganti di 2021 | dapurpacu.id

Pameran IIMS Tahun ini Resmi Ditiadakan, Berganti di 2021


DAPURPACU – Ketidakpastian kapan berakhirnya penyebaran wabah virus corona di Tanah Air, membuat Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020 memutuskan untuk membatalkannya.

Keputusan tersebut diambil terkait dinamika pandemi yang terus berlangsung hingga kini, ditambah dengan berbagai prediksi dari pemerintah. Oleh karenanya, Dyandra berencana untuk menggelar kembali pameran tersebut di tahun depan.

Di sisi lain, dibatalkannya seluruh rangkaian IIMS tahun ini terkait dukungannya terhadap program pemerintah, untuk memutus secara tuntas rantai penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Keputusan untuk tidak menggelar IIMS 2020 bukan kebijakan populis. Langkah ini kami ambil untuk mengutamakan kepentingan banyak pihak, utamanya dari sisi kesehatan sekaligus mendukung keputusan pemerintah untuk memutus penyebaran virus maha dahsyat ini,” kata Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo.

Sebagai langkah selanjutnya, Dyandra telah memutuskan untuk kembali menggelar IIMS 2021 pada 18-28 Februari mendatang, dengan lokasi yang sama di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca juga:  Pameran New York Auto Show Ditunda April 2021

“Dipilihnya kembali lokasi tersebut karena sudah dikenal dalam ekosistem industri otomotif dan mudah dijangkau oleh masyarakat dengan beragam sarana transportasi,” tambah pria yang akrab disapa Kohen ini.

Untuk IIMS 2021, Dyandra mengklaim bakal menghadirkan sebuah ‘wajah baru’ pameran, dengan determinasi bergandar dan konsep ‘New Normal’.

Kohen mengklaim akan selalu mengusung semangat memajukan industri otomotif, dengan spirit perayaan kreativitas, budaya, digital dan inovasi industri otomotif.

“Hal ini sejalan dengan misi kami sejak lama yang selalu memposisikan IIMS adalah milik kita bersama. Meski begitu kami optimis sekaligus berharap pandemi ini segera berlalu,” harap Kohen.

“Kami yakin industri otomotif Indonesia akan segera bangkit, dan IIMS adalah jembatan dinamis untuk membangkitkan kembali kejayaan dunia otomotif Tanah Air,” tutup Kohen.

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap industri otomotif Indonesia. Gaikindo telah merilis data untuk Januari – Maret 2020 mengalami penurunan hingga 15,6% (219.361 unit), dibandingkan periode yang sama tahun 2019 (259.963 unit).

Baca juga:  Pameran New York Auto Show Ditunda April 2021

Sementara data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia juga memperkirakan terjadi penurunan antara 25-30% untuk penjualan roda dua, khususnya pasar domestik hingga akhir tahun 2020.

Dampak yang sama juga dialami pada pasar mobil maupun motor bekas yang mulai dirasakan pada bulan Maret lalu. Pemberlakuan PSBB di awal April lalu turut menekan angka penjualan kendaraan bermotor di Indonesia. [dp/MTH]