Penjualan Merosot, Pangsa Pasar Daihatsu Melonjak | dapurpacu.id

Penjualan Merosot, Pangsa Pasar Daihatsu Melonjak


DAPURPACU – Daihatsu memang bukan satu-satunya pabrikan mobil yang mengalami penurunan signifikan selama penerapan PSBB di beberapa wilayah dari kondisi pandemi Covid-19.

Dan sepanjang April lalu menjadi bukti wabah ini benar-benar merontokkan sisi perekonomian masyarakat, terutama daya beli konsumen untuk memboyong kendaraan dibanding bulan sebelumnya.

Posisi kedua terbesar penjualan otomotif di Indonesia selama satu dekade terakhir, ini hanya mampu mencatat penjualan ritel sebanyak 5.160 unit di April lalu.

Jumlah tersebut tergolong mengalami penurunan paling buruk yang dialami Daihatsu, hingga mencapai lebih dari 50% dibandingkan bulan sebelumnya (Maret) sebanyak 10.946 unit.

Sedangkan untuk whole sales, sepanjang April, Daihatsu hanya mengirimkan unit dari pabrik ke dealer sebanyak 1.330 unit, sangat jauh bila dibandingkan Maret sebesar 18.162 unit.

Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, menjelaskan sampai saat ini Daihatsu terus menerapkan peraturan pemerintah tentang PSBB dengan menghentikan produksi sementara pabriknya.

Baca juga:  Aksi FIFGroup Bagikan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

“Sementara dalam hal pelayanan, outlet dan bengkel resmi di Jakarta dan wilayah yang menerapkan PSBB juga memberhentikan sementara operasionalnya,” tambahnya.

Namun, pelanggan dapat tetap mengakses layanan Daihatsu via online melalui laman resmi astra-daihatsu.id dan aplikasi Astra Daihatsu Mobile.

“Kami prihatin dengan kondisi pasar yang saat ini mengalami penurunan secara drastis akibat wabah Covid-19. Kami berharap kondisi ekonomi Indonesia ini dapat segera pulih dan pasar otomotif dapat bangkit dan berkembang kembali,” ujar Amelia.

LCGC 7-seater Daihatsu Masih Terlaris
Daihatsu mengklaim meski secara angka penjualan mengalami penurunan signifikan, namun mereka mengklaim pencapaian pangsa pasar sepanjang Januari-April terdongkrak.

Di periode ini, total penjualan ritel Daihatsu mencapai 44.346 unit dengan kenaikan pangsa pasar menjadi 18,2% terhadap penjualan ritel nasional yang menggapai 243.634 unit. Sedangkan wholesales, Daihatsu meraih 49.443 unit dengan pangsa pasar naik menjadi 20,2%.

Baca juga:  Selamat Datang Nissan Kicks e-POWER, Segera Sambangi Indonesia

Sigra terus menunjukkan dominasinya yang meraih 12.868 unit atau berkontribusi terbesar 29%, terhadap total penjualan ritel PT ADM. Kemudian Gran Max Pick-Up sebanyak 8.805 unit (19,9%) dan Terios 7.131 unit (16,1%).

Selanjutnya Ayla menyusul dengan angka mencapai 5.332 unit (12%), Xenia 5.092 unit (11,5%), dan Gran Max Mini Bus 3.911 unit (8,8%). Untuk model Daihatsu lainnya, yakni Luxio dan Sirion, totalnya mencapai 1.207 unit (2,7%). [dp/MTH]