Lonjakan Mudik H-2, Turun 61% Dibanding Lebaran 2019 | dapurpacu.id

Lonjakan Mudik H-2, Turun 61% Dibanding Lebaran 2019


DAPURPACU – Pemerintah telah mengeluarkan larangan bagi masyarakat untuk melakukan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya. Meski begitu tetap saja ‘ritual’ wajib setiap jelang Lebaran tersebut masih diperjuangkan oleh para pengguna kendaraan.

Seperti dilansir laman Jasa Marga, pengelola berbagai ruas jalur tol di Indonesia ini mencatat hingga Jumat (22/5) lalu sebanyak 430 ribu unit lebih kendaraan telah meninggalkan Jakarta.

Mereka melesat dari kediamannya melalui arah Timur, Barat dan Selatan. Sejatinya, angka 430.993 unit kendaraan ini mengalami penurunan hingga 61% dibandingkan periode Lebaran 2019.

Lonjakan kepergian mudik ini terhitung para periode H-7 s.d H-2 Lebaran 2020, yang jatuh pada 17-22 Mei. Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah yaitu sebesar 39% dari arah Timur, 34% dari arah Barat dan 27% dari arah Selatan. Adapun rinciannya sebagai berikut:

Arah Timur
Lalu lintas meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Baca juga:  Jalan Tol Serpong-Cinere Ditargetkan Selesai Oktober 2020

Rincian distribusi lalin sebagai berikut:
– GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 96.693 kendaraan, turun 80% dari Lebaran tahun lalu.
– GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 72.856 kendaraan, turun 61% dari Lebaran tahun 2019.

Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 169.549 unit kendaraan, turun sebesar 75% dari Lebaran tahun 2019.

Arah Barat
Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang, sebanyak 146.276 kendaraan, turun sebesar 43% dari Lebaran tahun 2019.

Arah Selatan
Sementara jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi yaitu sebanyak 115.168 kendaraan, turun 31% dari Lebaran tahun lalu.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020.

Baca juga:  Jalan Tol Serpong-Cinere Ditargetkan Selesai Oktober 2020

Selain itu, batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak, serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah. [dp/MTH]