Terkait Regulasi, Jepang Hadirkan Suzuki GSX-R Bermesin 'Mungil' | dapurpacu.id

Terkait Regulasi, Jepang Hadirkan Suzuki GSX-R Bermesin ‘Mungil’


DAPURPACU – Baru-baru ini, Suzuki resmi meluncurkan GSX-R125 untuk pasar Jepang. Sebagai model entry level di jajaran produk GSX-R Series, motor tersebut didedikasikan untuk bikers yang baru memiliki tunggangan (pemula).

Hadirnya motor berbanderol 393.800 Yen atau lebih dari Rp52,5 juta ini di negara dari pabrikan itu, usai mengamati lonjakan permintaan yang tinggi untuk motor berkapasitas mesin kecil.

Seperti diketahui di Negeri Sakura atau negara-negara lainnya punya regulasi pembatasan bagi publik yang baru pertama kali memiliki sepeda motor untuk tidak membeli motor berkapasitas mesin.

Dengan dirilisnya GSX-R125 diklaim dapat membantu para pengendara pemula untuk mengasah skill mereka sebelum mencoba atau membeli motor berkapasitas mesin lebih besar, dalam hal ini mesin 250 cc.

Secara tampilan, motor yang merupakan karya anak bangsa Indonesia dari pabrik Suzuki di Tambun 1, Bekasi, Jawa Barat, tetap mewarisi desain yang sama seperti pada GSX-R150.

Baca juga:  SCRC Canangkan Program Peduli Antisipasi Banjir Jabodetabek

Diperkenalkan ke hadapan publik dalam balutan Livery Suzuki Ecstar di ajang MotoGP musim lalu, GSX-R125 menawarkan dua pilihan warna lainnya. Sementara desain keseluruhan mengadopsi langsung dari sang kakak.

Hal itu terlihat dari lampu utama LED bertumpuk secara vertikal, tangki bahan bakar berotot, fairing ramping, hingga pada pipa knalpot diberi kelir hitam.

Berbekal mesin satu silinder berkapasitas murni 124 cc, tenaga yang dihasilkan mencapai 14,8 hp dipadukan dengan transmisi manual 6 percepatan.

Suzuki berkeyakinan GSX-R125 dapat direspon positif publik Jepang, mengingat regulasi yang ketat bagi rider pemula di negara itu agar tidak ‘menyentuh’ terlebih dulu motor berperforma tinggi.

Hal itu diamini oleh BTL & Market Relation 2W PT Suzuki Indomobil Sales, Zulfikar Rafi Al Ghany bahwa sejak dirilis pertama kali tiga tahun silam (2017), motor ini telah di ekspor ke berbagai negara di Asia dan Eropa.

Baca juga:  Suzuki Berikan Diskon 'Asyik' Untuk Produk ini

“Khusus untuk di Jepang, memang regulasi bagi biker pemula sangat ketat. Karena itu, PT Suzuki Indomobil Motor hanya mengekspor model bermesin kecil ke negara itu,” ujar pria yang akrab disapa Ghani, saat dihubungi Dapurpacu.id, Senin (1/6).

Proses perakitan GSX-R150 di pabrik Suzuki Tambun 1, Bekasi. Foto: Liputan6

Terkait pilihan livery Suzuki Ecstar musim lalu pada GSX-R125, Ghani mengklaim bahwa saat ini livery terbaru baru sebagai model display yang baru saja ditunjukkan di Taiwan.

Menurutnya, livery tersebut memang belum dirancang untuk model baru yang bakal dirilis segera di Indonesia. Terlebih saat ini, seluruh dunia termasuk Indonesia masih ‘dihantui’ wabah Covid-19.

“Rencana (memproduksi) livery Suzuki Ecstar terbaru memang ada, tapi tidak dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. [dp/MTH]