Kemenperin Tengok Pabrik Perakitan Gerobak Listrik | dapurpacu.id

Kemenperin Tengok Pabrik Perakitan Gerobak Listrik


DAPURPACU – Kementerian Perindustrian menengok langsung proses produksi Gerobak Listrik (Gelis), hasil karya inovasi PT Solar Panel Indonesia, di pabriknya di kawasan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.

“Produksi Gelis ini menunjukkan wujud nyata partisipasi pengembangan kendaraan listrik oleh pelaku usaha,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, dalam keterangan resminya, Selasa (9/6) lalu.

Pada acara Soft Opening Pabrik Gelis yang berlangsung di Jakarta tersebut, Putu mengapresiasi kepada PT SPI dalam merealisasikan komitmennya memproduksi armada bermotor yang ramah lingkungan.

Menurut Direktur IMATAP, pengembangan Gelis sesuai amanat Peraturan Presiden 55 tahun 2019 ini memberikan pilihan lebih luas kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kendaraan untuk mendukung kegiatan yang produktif dengan lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Selain itu dapat mendukung pengembangan industri kendaraan roda tiga, serta industri komponen dan kegiatan usaha yang terkait,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Putu membagikan pengalaman sukses dalam pengembangan bisnis model Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang menjadi aplikasi ambulance feeder. Hal ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran atau contoh bagi PT SPI.

“Kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait menggunakan pendekatan Mini Monitoring Evaluation Learning adoption (Mini Mela) sehingga berhasil dalam mengembangkan unit dan operator AMMDes Ambulance Feeder sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah setempat, sekaligus kami mengembangkan subsistem rujukannya dan menyiapkan kader dan tenaga medisnya,” paparnya.

Untuk itu, Kemenperin siap menfasilitasi kolaborasi berbagai pihak untuk mengembangkan bisnis model dan pengembangan ekosistem pemanfaatan Gelis dalam mendukung kegiatan usaha masyarakat yang produktif dan kreatif.

“Kami pun berharap PT Solar Panel Indonesia dapat terus berperan aktif dalam peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sehingga memberikan sumbangsih pada peningkatan daya saing industri otomotif di Indonesia ke level selanjutnya,” imbuhnya.

Putu menambahkan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan marketplace (e-commerce), mulai industri modifikator kendaraan, komponen, spare parts after sales sampai jasa reparasi dan komponen kapal.

“Kami sarankan dalam penjualan bisa bekerja sama dengan perusahaan marketplace online, karena perusahaan tersebut juga menyediakan jasa leasing, serta tidak lupa kami anjurkan untuk menyiapkan Gelis masuk e-Katalog,” tegasnya.

Di sisi lain, Chief Marketing Officer PT SPI, Ary Tjahyono menyatakan, pihaknya telah menyiapkan perangkat-perangkat pendukung untuk efektivitas penggunaan Gelis. Salah satunya adalah jaringan pemasaran dan layanan purnajual.

“Kami telah menggandeng perusahaan aplikasi berbasis online yang telah familiar di tengah masyarakat untuk menunjang efektivitas Gelis. Lewat aplikasi ini konsumen dan calon konsumen bisa mengetahui segala hal tentang Gelis melalui telepon selular,” pungkasnya.

Pada tahap awal, pabrik Gelis akan memproduksi 10 unit per hari. Kapasitas produksi ini direncanakan bakal terus dikembangkan seiring bertumbuhnya jumlah permintaan pasar.

Adapun beberapa komponen perakitan Gelis yang telah diproduksi di dalam negeri seperti baterai, sasis, bodi, serta beberapa perangkat kendali. [dp/MTH]